Untuk Tutup Utang di Koperasi, 3 Pemuda asal Kediri Nekat Gelapkan Mobil, Dibekuk Polisi di Blitar

Untuk Tutup Utang di Koperasi, 3 Pemuda asal Kediri Nekat Gelapkan Mobil, Dibekuk Polisi di Blitar.

Untuk Tutup Utang di Koperasi, 3 Pemuda asal Kediri Nekat Gelapkan Mobil, Dibekuk Polisi di Blitar
SURYA/SAMSUL HADI
Kapolsek Sananwetan, Kompol Didit Prihantoro menanyai ketiga pemuda yang diduga menggelapkan mobil saat diamankan di Polsek Sananwetan, Kota Blitar, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Petugas Unit Reskrim Polsek Sananwetan mengamankan tiga pemuda asal Kediri yang diduga pelaku penggelapan mobil, Selasa (19/3/2019).

Ketiga pemuda dengan inisial, B, D, dan B, itu diamankan polisi di Jl Raya Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

"Kami mendapat laporan dari korban, kami langsung ke lokasi mengamankan ketiga pelaku. Soalnya, korban membawa teman-temannya saat mendatangi para pelaku. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, kami membawa pelaku ke Polsek," kata Kapolsek Sananwetan, Kompol Didit Prihantoro.

Plt Wali Kota Blitar Santoso Ikut Potong Padi saat Acara Panen Raya, Sebut Akan Launching Pasar Tani

Berawal dari Laporan Warga, Polres Blitar Berhasil Meringkus Pelaku Judi Togel Online di Rumahnya

Didit mengatakan, setelah diperiksa, pelaku mengaku kasus penggelapan mobil itu lokasinya di Wates, Kabupaten Kediri.

Ketiga pelaku menyewa mobil Gran Max milik korban yang juga asal Wates, Kabupaten Kediri.

Awalnya, para pelaku menyewa mobil hanya untuk dua hari.

Polisi Amankan Granat dari Rumah Pensiunan TNI di Blitar

Jabatan Wali Kota Blitar Kosong, Proses Mutasi dan Promosi Jabatan Pemkot Macet

Ternyata, sampai seminggu lebih, para pelaku tidak mengembalikan mobil ke korban.

Setelah dilacak, para pelaku menyewakan lagi mobil korban ke orang lain di wilayah Mojokerto. Para pelaku menyewakan mobil korban ke orang lain sebesar Rp 6 juta.

"Uang hasil menyewakan mobil itu dibagi bertiga. Rencananya untuk menutup utang para pelaku di koperasi. Para pelaku ini teman satu kantor di sebuah koperasi. Mereka punya utang di kantornya. Tapi ternyata uangnya habis untuk jalan-jalan selama seminggu," ujar Kompol Didit.

Para pelaku menyewa mobil lagi di wilayah Mojokerto. Pelaku membawa mobil itu untuk keliling. Terakhir, para pelaku diketahui berada di wilayah Kota Blitar.

Saat di Kota Blitar, para pelaku ini kehabisan uang. Mereka berniat menjual helm ke temannya di Kota Blitar. Ternyata teman pelaku yang ditawari helm itu juga teman korban.

"Orang yang hendak membeli helm itu memberitahukan ke korban. Karena sebelumnya, korban sudah bilang ke temannya itu, kalau mobilnya dibawa pelaku. Pelaku dan korban juga saling kenal," kata Kompol Didit.

Dikatakannya, karena lokasi penggelapan di Wates, Kabupaten Kediri, Polsek Sananwetan akan berkoordinasi dengan Polsek Wates.

Polsek Sananwetan akan melimpahkan kasus penggelapan mobil itu ke Polsek Wates.

"TKP penggelapannya di Wates, Kabupaten Kediri. Kasusnya akan kami limpahkan ke sana untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved