Dugaan Jual Beli Jabatan di Kementerian Agama, Mantan Rektor UIN Minta KPK Periksa Kampus

Kementerian agama RI tengah berurusan dengan KPK saat ini. Bagaimana tidak, dua pejabat mereka di Jawa Timur jadi tersangka dugaan suap jabatan

Dugaan Jual Beli Jabatan di Kementerian Agama, Mantan Rektor UIN Minta KPK Periksa Kampus
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Mantan Rektor UIN Malang, Mudjia Rahardjo, ketika ditemui di rumahnya di Malang. 

Di acara ILC, Jasin juga mengungkapkan peran Romahurmuziy yang 'menyetir' Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin.

Berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 68 Tahun 2015 pasal 8 yang menyebut penetapan dan pelantikan Rektor ditentukan oleh Menag.

"Di acara itu pak Jasin juga bilang ada beberapa (kampus), tidak hanya UIN Malang. Jadi ya KPK bisa mengusut itu," ucap Mudjia.

(Romahurmuziy Ngaku Dijebak Pasca Ditangkap KPK, Mahfud MD Langsung Bantah: Tak Mungkin Romy Dijebak)

(Ustaz Abdul Somad Tulis Soal Sosok Ramahurmuzy di Tengah Pemberitaan Romahurmuziy, Tuai Pujian)

Mudjia mengaku tidak terlalu mengenal Romy sapaan akrab Romahurmuziy.

Pada saat Pilrek UIN Malang 2017 berlangsung, Mudjia mengatakan tidak ada yang memintanya uang mahar untuk meloloskan dirinya sebagai Rektor.

"Nggak ada, apalagi katanya uang pelicinnya Rp 5 Miliar. Dapat dari mana," ucap dia.

Saat ini, Mudjia menikmati hari-harinya sebagai Guru Besar di Fakultas Humaniora UIN Malang. Namun, praktik jual beli jabatan di Kemenag harus diusut.

"Saya sih sudah melupakan itu. Tapi hal itu harus tetap diusut," pungkasnya.

(Diciduk KPK Bersama Romahurmuziy, Caleg PPP di Gresik Disambut Tarian Pencak Macan, Begini Ceritanya)

(Ketua MCW NU Kedamean, Muafaq Wirahadi Diciduk KPK Bersama Romahurmuziy, PCNU Gresik Angkat Bicara)

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved