Breaking News:

Dishub Jatim Ungkap Dana yang Dibutuhkan untuk Bangun Lintasan Rel Terpadu, Jumlahnya Triliunan

Pemprov Jatim sudah mendatangkan beberapa konsultan asing untuk menggarap proyek Lintasan Rel Terpadu (LRT).

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Melia Luthfi Husnika
SURYA/RAHADIAN BAGUS
LRT terakhir yang akan segera dikirim PT Inka ke Palembang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemprov Jatim sudah mendatangkan beberapa konsultan asing untuk menggarap proyek Lintasan Rel Terpadu (LRT), mulai dari Jerman, Prancis, dan beberapa negara lain

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, Fattah Jasin mengatakan LRT ini direncanakan akan melintasi lima kabupaten kota yaitu Lamongan, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto

"Untuk pembiayaan sendiri, dari rancangan yang rute Lamongan-Mojokerto setidaknya membutuhkan biaya Rp 7-8 triliun," kata Fattah Jasin, Kamis (21/3/2019).

Tekan Pengguna Kendaraan Pribadi, Bambang Haryo Ingin Kereta Api dan Transportasi Lain Terintegrasi

Biaya tersebut kata Fattah mulai untuk pengadaan gerbong baru, pembebasan lahan, hingga pembuatan lintasan baru.

"Walaupun ini elevated railway tidak mungkin di atas lintasan kereta yang lama jadi tetap ada pembebasan lahan," kata Fattah.

Jika benar-benar terealisasi, nantinya LRT ini bisa lewat bahkan lima menit sekali dengan jumlah 7 sampai 8 gerbong sekali jalan.

"Tergantung permintaan dan antusiasme masyarakat nanti," kata Fattah.

Namun Fattah mengatakan, pembangun LRT ini harus menunggu persetujuan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perkeretaapian. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved