JTE Hadir Berkontribusi Bagi Negeri Melalui Energi Terbarukan

Hadirnya JTE dalam pameran IndoBuildTech di ICE BSD Tangerang, Banten, menjadi bukti komitmen JTE untuk berkiprah

JTE Hadir Berkontribusi Bagi Negeri Melalui Energi Terbarukan
Istimewa/ TribunJatim.com
Direktur Operasional PJT I, Ir. Alfan Rianto, M. Tech 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang Energi Baru Terbarukan dan penyediaan infrastruktur untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia, Perum Jasa Tirta I (PJT I) sebagai BUMN Pengelola Sumber Daya Air membentuk sebuah anak perusahaan dengan nama PT Jasa Tirta Energi (JTE) berdasarkan Akta Notaris Resnizar AH.MH No 125 pada tanggal 31 Desember 2018.

Hadirnya JTE dalam pameran IndoBuildTech di ICE BSD Tangerang, Banten, menjadi bukti komitmen JTE untuk berkiprah dan berkarya dalam menumbuhkan perekonomian di tanah air melalui bidang energi.

Bidang usaha utama JTE meliputi Energi dan Konstruksi yang dijabarkan di dalam Akta Notaris, sebagai berikut:
a. Pembangkitan Tenaga Listrik
b. Aktifitas Penunjang Kelistrikan
c. Konstruksi Bangunan Elektrikal
d. Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air
e. Pengerukan

Direktur Operasional PJT I, Ir. Alfan Rianto, M. Tech, menjelaskan dalam ranah usahanya PJT I mengelola 5 wilayah sungai di Indonesia yaitu WS Brantas, WS Bengawan Solo, WS Jratunseluna, WS Serayu Bogowonto dan WS Toba Asahan, di mana dari wilayah tersebut mempunyai banyak sekali potensi pengembangan Energi Terbarukan khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) serta ada beberapa potensi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm). Sejak tahun 2009, PJT I dengan tenaga ahli yang telah berpengalaman untuk pengembangan PLTM,telah melakukan studi potensi dan feasibility study untuk lokasi-lokasi PLTM di WS Brantas dan Bengawan Solo, serta di 3 WS baru dimulai sejak tahun 2017.

"Dari beberapa studi potensi dan FS yang telah dilakukan oleh PJT I tersebut, kemudian dilanjutkan oleh JTE dalam realisasi pembangunannya. Salah satu Pembangkit Listrik EBT yang berhasil dibangun dan telah mencapai masa Commercial Operating Date (COD) pada tanggal 29 Maret 2018 adalah PLTM Lodagung dengan kapasitas terpasang 2 x 650 kW yang memanfaatkan Saluran Irigasi Lodagung di Bendungan Wlingi Kabupaten Blitar," ujar Alfan, di ICE BSD.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama PT JTE, Dr Etty Susilowati, SE, MM, memaparkan selama ini air yang ada di bendungan tersebut digunakan untuk mengairi pertanian rakyat seluas ±12.687 Ha di wilayah Kabupaten Blitar dan Tulungagung. PLTM Lodagung adalah salah satu PLTM dengan desain unik karena memanfaatkan teknologi siphon intake yang baru pertamakali digunakan di Indonesia.

"Sistem intake ini memanfaatkan tekanan negatife, sama seperti saat kita memindahkan minyak menggunakan selang, adalah kali pertama diterapkan pada Pembangkit Tenaga Air di Indonesia. Turbin dan generator yang merupakan produksi pabrikan eropa memiliki spesifikasi Turbin Kaplan S Type," imbuhnya.

Dr. Etty, mengatakan di bidang Konstruksi, JTE didukung oleh tenaga ahli maupun tenaga teknis yang berpengalaman di bidang konstruksi serta peralatan berat maupun apung yang memadai. PT JTE mempunyai spesialiasi di bidang pengerukan dan reklamasi seperti pengerukan waduk, sungai, water intake, dermaga, dan juga reklamasi dok perkapalan.

"JTE membedakan spesialisasi pekerjaannya seperti pekerjaan pancang cabut steel sheet pile, seperti foundation structure PLTU, perkuatan basement bangunan, perkuatan pier dan abutment jembatan, perkuatan fasilitas prasarana migas serta perkuatan prasarana sumber daya air," katanya.

Beberapa klien yang telah mengadakan kerjasama antara lain PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, PT Waskita Karya, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Brantas Bipraya, PT Pertamina (Persero) RU IV Cilacap, PT Indonesia Power, PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) serta beberapa klien swasta nasional.

"Dengan hadirnya JTE bersama-sama dengan BUMN lain diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan program pemerintah di bidang ketahanan energi dan mempercepat realisasi integrasi insfrastruktur di seluruh wilayah Indonesia," tutupnya.

Penulis: Yoni Iskandar
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved