Breaking News:

Kebutuhan Energi Jatim Terus Meningkat, Pemprov Mulai Petakan Potensi Pemanfaatan Terbarukan

Pemprov Jawa Timur berkomitmen untuk mulai menggalakkan pemanfaatan energi terbarukan yang tersebar di daerah.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Sidang Paripurna di DPRD Jawa Timur, Kamis (21/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemprov Jawa Timur berkomitmen untuk mulai menggalakkan pemanfaatan energi terbarukan yang tersebar di daerah.

Mengeksplorasi sumber energi terbarukan ini bakal dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan energi di Jawa Timur yang dari tahun ke tahun semakin besar.

Hal itu menjadi bahasan yang disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Sidang Paripurna di DPRD Jawa Timur, Kamis (21/3/2019).

Sambut Ajakan Khofifah Entaskan Kemiskinan, PW Pemuda Muhammadiyah Jatim: Kami Fokuskan ke Sampang

Dinas Koperasi Jatim Gelar Pelatihan Pewarnaan Batik Alami di Kota Malang untuk Pelaku UKM

Sidang tersebut beragendakan Penyampaian Nota Penjelasan Gubernur terhadap Raperda tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi (RUED-P) Jatim Tahun 2019-2050.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, energi terbarukan di Jawa Timur tersebar di daerah dengan potensi yang cukup besar.

Mulai dari panas bumi sebesar 1.012 MW (megawatt) yang terdapat di beberapa wilayah, seperti Gunung Welirang, Gunung Wilis, Gunung Ijen dan beberapa gunung lainnya.

"Panas bumi merupakan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan ke depan menjadi andalan untuk memenuhi energi Jatim yang ditargetkan sebesar 14 persen pada tahun 2050," katanya.

BMKG Juanda Pastikan Wilayah Kota Surabaya Aman dari Debu Vulkanik Gunung Bromo

4 Kecamatan di Kawasan Pasuruan Timur Terendam Banjir Akibat Guyuran Hujan Deras, Akses Jalan Putus

Bukan hanya panas bumi, di Jawa Timur, dikatakan Khofifah Indar Parawansa, juga menyimpan potensi energi alternatif yang lain.

Mulai energi air yang mencapai 525 MW, dari angin sebesar 7.907 MW, bioenergi sebesar 3.420 MW, surya sebesar 10.335 MW dan gelombang laut sebesar 1.200 MW.

Berdasarkan data tahun 2018, gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini mengatakan, konsumsi energi listrik berasal dari sektor industri, yaitu mencapai 15.668 GWh

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved