Jalan Gubeng Surabaya Ambles

Berikut Alasan Kejati Jatim Terkait Lamanya Proses Penyidikan Kasus Jalan Gubeng Surabaya Ambles

elimpahan berkas kasusJalan Gubeng Surabaya ambles ke Kejati Jatim dilakukan setelah jaksa mengirim surat P-17 untuk menanyakan kabar perkembangan.

Berikut Alasan Kejati Jatim Terkait Lamanya Proses Penyidikan Kasus Jalan Gubeng Surabaya Ambles
SURYA/AHMA ZAIMUL HAQ
Kondisi proyek basement RS Siloam Surabaya, dekat titik Jalan Gubeng yang Ambles pada Selasa (22/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelimpahan berkas kasusJalan Gubeng Surabaya ambles ke Kejati Jatim ini setelah sebelumnya jaksa mengirim surat P-17 untuk menanyakan kabar perkembangan kasus tersebut. Surat itu dikirim setelah penyidikan terhadap kasus itu sudah lebih dari 60 hari.

"Surat itu untuk menanyakan perkembangan penyidikan," kata Kasi Penkum Kejati Jatim, Richard Marpaung, Minggu, (25/3/2019).

Keenam tersangka disangka Pasal 192 ayat 2 KUHP dan Pasal 63 ayat 1 UU Nomor 38 tahun 2004 tentang jalan juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Mereka dianggap lalai saat pengerjaan proyek Basement RS Siloam sehingga menyebabkan jalan ambles dan mengganggu lalu lintas.

Setelah Sekian Lama Berkas Perkara Jalan Gubeng Surabaya Ambles Akhirnya Dilimpahkan Ke Kejati Jatim

SPDP Kasus Jalan Gubeng Ambles Masuk, Kejati Jatim Bakal Jerat 3 Tersangka Dengan UU Konstruksi

"Pasalnya sama, berkas dijadikan dua untuk memudahkan pemberkasan saja," imbuhnya.

Penyidikan kasus Jalan Gubeng Surabaya ambles ini cukup lama. Sejak mulai disidik akhir tahun lalu, baru terakhir ini tahap satu ke kejaksaan.

Lamanya penyidikan ini salah satunya karena para tersangka kerap mangkir saat dipanggil penyidik untuk diperiksa dengan alasan sakit.

Meski mereka sudah menjadi tersangka, penyidik dan jaksa kompak tidak mau mengungkapkan identitas keenamnya.

"Nanti saja saat persidangan akan ketahuan namanya. Kami tidak bisa buka sekarang," pungkasnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved