Rumah Politik Jatim

Lantik 8.409 PTPS, Bawaslu Kabupaten Malang Instruksikan Berantas Praktik Politik Uang

Bawaslu Kabupaten Malang melantik secara serentak 8.409 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Lantik 8.409 PTPS, Bawaslu Kabupaten Malang Instruksikan Berantas Praktik Politik Uang
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Pelantikan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) oleh Bawaslu Kabupaten Malang di wilayah Kecamatan Singosari, bertempat di Aula STPP Singosari, Senin (25/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang melantik secara serentak 8.409 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di masing-masing Panwascam yang tersebar di seluruh Kabupaten Malang, Senin (25/3/2019).

Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, Muhammad Wahyudi menegaskan, pencegahan dan memberantas praktik money politic atau politik uang menjadi fokus pihaknya saat penyelenggaran Pemilu 2019.

Itulah yang ditekankan Muhammad Wahyudi kepada seluruh PTPS di Kabupaten Malang.

Rayakan Ulang Tahun Bersama, Satpol PP, Linmas dan Damkar Kota Malang Gelar Tasyakuran

"Yang kita tekankan kepada kawan-kawan (PTPS) ini agar melakukan pengawasan yang namanya zona marking. Caleg di Kabupaten Malang ada 612 orang, tapi pengawas kami ada 8.409 orang. Sehingga tidak ada ruang bagi potensi-potensi pelanggaran yang muncul termasuk money politic. Ini yang menjadi fokus utama kami," terang Wahyudi saat melantik 526 PTPS di Kecamatan Singosari, Senin (25/3/2019).

Wahyudi menyebut, praktik politik uang sudah bukan waktunya lagi muncul di Kabupaten Malang, terutama pada saat penyelenggaraan Pemilu.

Ia berharap semua peserta Pemilu agar menerapkan regulasi yang berlaku.

Ruddy Widodo Ungkap Alasan Manajemen Arema FC Belum Mainkan Sandi Firmansyah pada Turnamen Pramusim

Di sisi lain, Kecamatan Singosari memiliki PTPS terbanyak se-Kabupaten Malang.

Wahyudi menilai, Kecamatan Singosari merupakan salah satu lumbung perolehan suara.

"Di sini salah satu lumbung perolehan suara. Khusunya di Kabupaten Malang. Singosari juga memiliki TPS terbanyak di Kabupaten Malang. Jadi jangan sampai ada potensi-potensi pelanggaran," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mewanti-wanti kepada anggota Reskrim Polres Malang serta Polsek jajaran, bersama-sama berantas money politic yang marak terjadi ketika Pemilu berlangsung.

3.000 Massa Diprediksi Bakal Hadir Sambut Kedatangan Jokowi di Malang

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved