Anak Sungai Lamong Meluap, Belasan Rumah Warga Mojokerto Kebanjiran, Tinggi Air Sampai 70 Sentimeter

Anak Sungai Lamong Meluap, Belasan Rumah Warga Mojokerto Kebanjiran, Tinggi Air Sampai 70 Sentimeter.

Anak Sungai Lamong Meluap, Belasan Rumah Warga Mojokerto Kebanjiran, Tinggi Air Sampai 70 Sentimeter
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Luapan Anak Sungai Lamong hingga masuk rumah warga, Selasa (26/3). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Tak hanya menyebabkan jembatan penghubung antara Dusun Talunblandong dan Talun Brak ambrol, tingginya debit air Anak Sungai Lamong juga merendam Dusun Balong, Desa Banyulegi, Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Dusun Balong letaknya tak jauh dari Anak Sungai Lamong.

Kepala RT Desa Banyulegi, Marjuki mengatakan, Anak Sungai Lamong yang meluap mulai naik ke jalan Dusun sejak pagi.

Jembatan Ambrol, Murid SDN Talun Kabupaten Mojokerto Harus Memutar Lewat Gresik untuk Pergi Sekolah

Air Sungai Meluap, Jembatan Antar Dua Dusun di Mojokerto Ambrol, Aktivitas Warga Terganggu

Sekitar beberapa jam air naik ke dalam rumah warga.

"Air mulai naik sekitar pukul 05.00 WIB. Sekitar pukul 10.30 WIB air sudah masuk ke dalam rumah. Kurang lebih yang terdampak sekitar 12 KK," katanya, Selasa (26/3).

Hingga Akhir Maret Mojokerto Masih Potensi Dilanda Bencana, Banjir & Angin Puting Beliung Diwaspadai

Saat ini, Babinsa, relawan dan sejumlah warga bahu-membahu melakukan evakuasi beberapa barang milik warga. Sebab, air sudah masuk ke dalam rumah

"Saat ini ketinggian antara 50 sampai 70 cm," sebutnya.

Hingga kini, debit air kian meninggi dan merembet ke desa lain. Desa-desa itu yakni Desa Pulo Rejo, Dusun Klanting, Dawarblandong, terdapat 3 sampai 5 rumah warga yang tergenang. Desa Talon Blandong tepatnya di Dusun Talun Brak, Desa Talunblandong, Dawarblandong terdapat 4 sampai 6 rumah yang terdampak.

Sementara, salah satu warga Dusun Klanting yang rumahnya terdampak, Ahmad Jupri menurutnya, banjir akibat luapan Anak Sungai Lamong hari ini merupakan yang paling parah.

Sebab, meski dataran rumahnya ditinggikan, masih saja terdampak luapan Anak Sungai Lamong.

"Banjir sebelumnya tak sampai masuk rumah. Kali ini, banjir masuk rumah, padahal datarannya sudah saya tinggikan," pungkasnya. 

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved