Breaking News:

Harap Waspada ! Ada Penipuan Lewat SMS dan WhatsApp Mencatut Nama Sekkota Surabaya

Harap Waspada ! Ada Penipuan Lewat SMS dan WhatsApp Mencatut Nama Sekkota Surabaya.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bukti Screenshot 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Masyarakat Surabaya perlu waspada, penipuan yang mengatasnamakan pejabat Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya.

Baru-baru ini maraknya penipuan baik melalui pesan singkat SMS, Aplikasi Whatsapp mau pun media sosial yang mengatasnamakan pejabat pemkot Surabaya.

Salah satunya adalah modus penipuan yang mengatasnamakan Hendro Gunawan, Sekretaris Daerah (Sekkota) Surabaya. Oknum tersebut diketahui menggunakan nomor telpon 081217245946.

Surabaya Tax, Aplikasi Baru dari Pemkot Surabaya untuk Pembayaran Pajak Daerah, Simak Ini!

Semua Jajaran Pemkot Surabaya Tandatangani Pakta Integritas Secara Elektronik dengan Wali Kota Risma

M. Fikser, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya menegaskan sehubungan dengan maraknya penipuan melalui telepon atau media sosial tersebut, masyarakat perlu berhati-hati.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan jangan langsung percaya dengan telpon, sms dan yang lain yang mengatasnamakan pejabat Pemkot Surabaya," kata Fikser, Rabu, (27/3/19).

Layanan Serba Online, Wali Kota Risma Sebut Susah Tuduh PNS di Pemkot Surabaya Bermain

Ia juga mengimbau kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maupun pihak swasta untuk lebih berhati-hati dan mewaspadai segala bentuk penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Apabila ada sms, telpon, whatsapp dari nomer 081217245946 atau lainnya yang mengatasnamakan Sekretaris Daerah Surabaya, maka jangan langsung percaya, karena hal itu tidak benar dan lebih baik diabaikan,” tegasnya.

Fikser menambahkan apabila masyarakat mengetahui kejadian perbuatan melawan hukum tersebut, agar segera melaporkan ke pihak berwajib.

Pemkot Surabaya tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian yang ditimbulkan sebagai akibat dari penipuan tersebut.

“Hati-hati jika ada telpon yang meminta atau ada maksud tertentu mengatasnamakan pejabat pemkot, apapun alasannya karena hal itu tidak benar,” tutupnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved