KPU Kabupaten Malang Sosialisasikan Format Surat Suara, Pemkab Pastikan ASN Netral Dalam Pemilu

KPU Kabupaten Malang Sosialisasikan Format Surat Suara, Pemkab Pastikan ASN Netral Dalam Pemilu.

KPU Kabupaten Malang Sosialisasikan Format Surat Suara, Pemkab Pastikan ASN Netral Dalam Pemilu
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Rakor Pemilu 2019 di Ballroom Hotel Savana, Kota Malang, Rabu (27/3/2019). Acara tersebut dijadikan sebagai momentum persiapan jelang Pemilu 2019. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemilihan umum (Pemilu) 2019 makin dekat pelaksanaannya.

Berbagai persiapan terus dilakukan menyambut event demokrasi itu. Salah satunya dengan menggelar Rakor Pemilu 2019 di Ballroom Hotel Savana, Kota Malang, Rabu (27/3/2019).

KPU Kabupaten Malang turut melakukan  sosialisasi format surat suara dalam acara tersebut.

Proyek Parkir Vertikal di Kota Malang Dilirik Tiga Negara, Mulai Singapura, Tiongkok hingga Jerman

Polres Malang Kota Tahan Guru Pelaku Pencabulan di SDN Kauman 3

Camat, Danramil, Kapolsek dan perangkat panitia Pemilu yang ada di 33 kecamatan di Kabupaten Malang menjadi peserta dalam pemberian materi format surat suara, yang disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Malang, Santoko.

Santoko menyampaikan, terdapat lima surat suara masing-masing adalah kop warna hijau untuk DPRD kabupaten atau kota. Kemudian warna biru untuk DPRD provinsi, warna kuning untuk DPR RI, warna merah untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Earth Hour Kota Malang Akan Gelar Ngalam Petengan 2019 Akhir Maret Nanti, Catat Tanggal dan Waktunya

Terakhir warna abu-abu untuk surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden. Santoko menyebut penyampaian format suara itu penting dilakukan.

"Kami sampaikan lima jenis surat suara yang harus diketahui kepada para peserta Rakor. Selanjutnya dapat diteruskan ke masyarakat. Ini penting karena harus diketahui oleh masyarakat yang memiliki hak pemilih, untuk mempermudah pemilihan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang," tutur Santoko.

Santoko menambahkan, penomoran parpol peserta pemilu disesuaikan, mengacu pada nomor yang diperoleh masing-masing parpol. KPU Kabupaten Malang memastikan, tak ada perubahan mengenai tata cara pencoblosan pada Pemilu nanti.

"Kami tegaskan tidak boleh mencoblos kedua pasangan calon presiden maupun calon wakil presiden. Apabila ditemukan itu, ya surat suara dinyatakan tidak sah saat rekapitulasi," ujar Santoko.

Terkait temuan adanya WNA yang sempat mengemparkan publik, Santoko juga memastikan tak ada lagi masalah yang timbul dengan adanya temuan WNA itu.

Halaman
123
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved