Diduga Serangan Jantung, Pria di Kota Blitar Ditemukan Tewas, Saksi: Sempat Mondar-Mandir dan Roboh

Imam Muslim (42), ditemukan tewas di pinggir sungai Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (1/4/2019) sore.

Diduga Serangan Jantung, Pria di Kota Blitar Ditemukan Tewas, Saksi: Sempat Mondar-Mandir dan Roboh
SURYA.CO.ID/SAMSUL HADI
Polisi menaruh jenazah korban di mobil patroli untuk dibawa ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar, Senin (1/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Imam Muslim (42), ditemukan tewas di pinggir sungai Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (1/4/2019) sore.

Warga Lingkungan Gondanglegi, Sutojayan, Kabupaten Blitar, ini diduga terkena serangan jantung.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, korban tiba-tiba menghentikan sepeda motornya di pinggir jalan dekat sungai.

Korban sempat turun dari sepeda motor dan berjalan mondar-mandir di pinggir sungai. Tak lama kemudian korban langsung roboh.

Warga yang mengetahui hal itu langsung mendekati tubuh korban. Tapi korban sudah dalam kondisi meninggal.

Korban Longsoran Gunung Kapur Sadeng Kabupaten Jember Ditemukan, Kondisi Mayat Sudah Tak Utuh Lagi

Masih Dilakukan Autopsi pada Mayat Laki-Laki di Kos Tulungagung, Sebagian Sudah Dimakan Belatung

Lalu, warga melaporkan kasus itu ke Polres Blitar Kota. "Jaraknya tidak lama, setelah roboh, beberapa saat kemudian korban sudah meninggal," kata Tonyok, warga sekitar.

Polisi segera datang ke lokasi untuk melihat kondisi korban. Korban tewas dalam posisi terlentang. Tangan kanan korban terlihat masih memegang minuman es yang dibungkus plastik.

"Ada warga yang melihat, korban naik sepeda motor, lalu berhenti di pinggir sungai. Lalu korban jalan mondar-mandir di pinggir sungai. Setelah itu roboh dan meninggal," kata AKP Heri Sugiono saat di lokasi kejadian.

Polisi langsung membawa jenazah korban ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar, untuk divisum.

Hasil visum, korban diduga terkena serangan jantung.

"Dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasann pada tubuh korban. Dugaan dokter, korban terkena serangan jantung," ujarnya.

Peristiwa orang meninggal mendadak itu sempat menjadi tontonan warga. Sejumlah warga berkerumun untuk menyaksikan proses evakuasi tubuh korban yang dilakukan polisi.

"Posisi tubuh korban di pinggir sungai, tidak di dalam sungai," kata Heri.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved