Kolaborasi Dengan Wisata Lain Buat Paket Wisata, Hemat dan Bisa Menikmati Wisata Lain

Adanya paket wisata memberikan kemudahan tersendiri bagi beberapa wisatawan. Seperti paket wisata di Kota Batu dengan Kabupaten Malang.

SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Terjun payung mengunakan paralayang secara tandem di atas langit Kota Batu. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Adanya paket wisata memberikan kemudahan tersendiri bagi beberapa wisatawan. Seperti paket wisata di Kota Batu dengan Kabupaten Malang.

Walaupun beda daerah mereka berinisiatif untuk membuat paket wisata. Ada dua paket wisata yang ditawarkan paket wahana wisata dan paket edukasi.

Paket wahana wisata ada Taman Kelinci, Kebun Strawberry, Goa Pinus, Taman Langit, Paralayang.

Dengan fasilitas yang didapat ada free susu sapi segar, free snack, akomodasi kendaraan, dan tour guide lokal. Untuk paket wisata ini perorang cukup dikenakan biaya Rp 105 ribu.

Untuk paket edukasi ada Taman Kelinci Kecamatan Pujon, Perah Susu Sapi di Dusun Brau Desa Gunungsari, Taman Strawberry. Dengan fasilitas susu sapi segar, akomodasi kendaraan, bibit strawberry, free snack.
Sintya Dwi Marketing Taman Kelinci mengatakan adanya paket wisata ini untuk memberikan pilihan kepada wisatawan tempat wisata.

Driver Rental dari Sidoarjo Dibekuk Polda Jatim Saat Transaksi Sabu 4 Kilogram di Tepi Jalan Buduran

Deretan Film yang Tayang Bulan April 2019, di Antaranya Mantan Manten, Ave Maryam, dan Shazam!

Sahabat Luna Maya Sindir Artis Hasil Sensasi yang Raih Kepopuleran, Kritisi Nasib Generasi Mendatang

"Baru juga sih mbak ini paket wisatanya. Karena kan kami berada di satu wilayah tempat wisata, kami jadikan paket wisata," kata Sintya, Senin (1/4).

Paket wisata ini selain di sana banyak tempat wisata, juga agar bisa rata wisata yang di sana didatangi tempat wisata. Banyak yang ambil paket wisata ini untuk wisatawan rombongan. Jika hanya wisata keluarga, sedikit yang tertarik untuk ambil paket wisata.

Pihaknya bekerjasama dengan tempat wisata lainnya agar bisa menyamaratakan wisatawan. "Di Kota Batu kan juga ada target paket wisata, nah kami ikut mendukung dengan adanya paket wisata ini. Wisata edukasi, wisata wahana, dan lainnya. Selain itu kalau buat rombongan kan bus nggak bisa masuk, kami sediakan kendaraan," imbuhnya.

Munir pengelola Wisata Goa Pinus menambahkan dengan adanya paket wisata ini justru lebih baik. Pihaknya terbuka dan sangat mendukung jika Goa Pinus masuk ke dalam paket wisata. "Monggo, kami sangat mendukung. Biar wisatawan juga bisa menikmati wisata yang lain. Tapi memang khusus buat hari itu saja, hari di mana tiket itu dibeli," kata Munir.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Batu Imam Suryono mengatakan paket desa wisata ini optimis bisa meningkatkan kunjungan wisata. Dikatakannya pengalaman tahun 2018 kemarin, angka Kunjungan wisatawan kota Batu mencapai 5,6 juta jiwa. Itu diambil dari jumlah pengunjung atau wisatawan di Kota Batu pada periode Januari 2018 sampai November 2018.

"Nah nanti kami benahi dari sarana dan prasarana penunjang nantinya. Beberapa upaya telah disiapkan, salah satunya pengadaan mobil wisata yang dapat dinikmati masyarakat untuk berkunjung ke desa-desa wisata nantinya," kata Imam kepada Tribunjatim.com.

Ia manambahkan, pembangunan destinasi wisata desa akan terus dikebut, karena selain membuka lapangan kerja bagi para masyarakat sekitar, juga berpengaruh bagi pemerintah Kota.

"Semisal bersinergi dengan UMKM yang ada di desa masing-masing agar terjadi proses pertukaran ekonomi bagi warga setempat, dengan adanya destinasi wisata desa itu," pungkasnya. (Sun/Tribunjatim.com)

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved