Hanya Untuk Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan, Pemkab Lamongan Alokasikan Dana Rp 3,5 Miliar

Pemkab Lamongan Jawa Timur akan menggelontorkan dana sebesar Rp 3, 5 miliar untuk kegiatan verifikasi dan validasi data kemiskinan di Kabupaten Lamon

Hanya Untuk  Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan, Pemkab Lamongan Alokasikan Dana Rp 3,5 Miliar
Hanif Manshuri
Kades Sutaji yang bertandang ke Seniti sesaat sebelum rumah nenek ini dibongkar dan direnovasi Sabtu (20/1/2018) Hanif Manshuri 

 TRIBUNJATIM.COM,LAMONGAN - Pemkab Lamonga,n Jawa Timur akan menggelontorkan dana sebesar Rp 3, 5 miliar untuk kegiatan verifikasi dan validasi data kemiskinan di Kabupaten Lamongan.

Dana sebesar itu menurut Bupati Lamongan, Fadeli penting agar data yang didapat akurat, sehingga demikian pula program yang diluncurkan.

Itu diungkapkan Fadeli saat menghadiri peresmian Gedung Badan Pusat Statistik (BPS) Lamongan yang baru di Jalan Veteran Lamongan, Kamis (04/04/2019).

“Jika nanti hasil yang didapat ternyata lebih besar dari 13,8 persen, tidak apa-apa," katanya kepada Tribunjatim.com.

Asal nyata dan benar sehingga kedepannya program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lamongan tepat sasaran.

Terekam Kamera Saat Makan Bersama Raffi Ahmad, Cara Nagita Slavina Layani Sang Suami Banjir Pujian

Konser Hadapi dengan Senyuman Dibatalkan, Pihak Ahmad Dhani Dukung Penyidikan Atas Kasus Tersebut

Terbongkar Sisi Lain Guru yang Mayatnya Ditemukan Dalam Koper, Lihat Chat WhatsApp (WA) Terakhirnya

Angka kemiskinan di Kabupaten Lamongan menurut BPS memang masih ada pada angka 13,8 persen. Hal tersebut membuat Bupati Fadeli bergerak untuk mendapatkan keakuratan data jumlah penduduk miskin di Kabupaten Lamongan.

Karena menurut Fadeli, data jumlah penduduk miskin di Lamongan yang akurat akan menjadi landasan program pengentasan kemiskinan di Lamongan.

Data adalah landasan bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan program pembangunan. Dengan data yang akurat maka pelaksanaan program pembangunan akan tepat sasaran.

Ditambahkan, Pemkab Kabupaten Lamongan selama ini telah menggunakan data dari BPS sebagai dasar perencanaan program pembangunan.

Bahkan di tahun ini Pemkab Kabupaten Lamongan melalui Dinas Sosial akan bekerjasama dengan BPS Lamongan untuk melakukan verifikasi dan validasi data kemiskinan di Lamongan.

Sementara Sekretaris Utama BPS RI Adi Laksmono sangat mengapresiasi apa yang akan dilakukan oleh Pemkab Lamongan.

“Bupati Fadeli sangat memperhatikan data. Dan memang hal tersebut sangatlah penting. Saya juga memerintahkan kepada BPS Lamongan agar selalu memberikan data terbaru kepada Bupati Fadeli dan Kepala Bappeda. Karena disanalah data tersebut akan dijadikan pedoman dan dasar perencanaan pembangunan di Lamongan,” ungkap Adi Laksmono kepada Tribunjatim.com.(Hanif Manshuri/TribunJatim.com).

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved