Khawatir Terus Tergerus Pembangunan, Pemkab Malang Imbau Petani Pertahankan Lahan Pertaniannya

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang mengimbau kepada petani setempat untuk mempertahankan lahan demi ketahanan pangan di Singosari.

Khawatir Terus Tergerus Pembangunan, Pemkab Malang Imbau Petani Pertahankan Lahan Pertaniannya
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi saat mengunjungi Kawasan Edu Wisata Padi Desa Banjararum, Kecamatan Singosari Malang, Senin (1/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Eksistensi lahan pertanian di Singosari Malang dikhawatirkan akan terus tergerus.

Pasalnya, wilayah Singosari kini jadi salah satu jujukan wilayah proyek strategis nasional yang berada di lokasi tersebut.

Misalnya pembangunan jalan tol Mapan (Malang-Pandaan) sampai rencana pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) Singosari.

Perubahan sosial tersebut jelas berpengaruh pada lahan pertanian.

Kalteng Putra Vs Arema FC, Tampilkan Permainan Fantastis, Arema Ingin Ulangi Keberhasilan di Malang

Arema FC Kalahkan Kalteng Putra di Leg I, Analisis Milomir Seslija Berhasil dan Siap Diterapkan Lagi

Berangkat dari latar belakang tersebut, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang mengimbau kepada petani setempat untuk mempertahankan lahan demi ketahanan pangan di Singosari.

"Harapan kami dalam konteks ini adalah masyarakat mempertahankan luas lahan produktif yang saat ini menjadi penopang padi untuk Kabupaten Malang," terang Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Nasri Abdul Wahid di sela kunjungannya mendampingi Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi di Singosari, Senin (1/4/2019).

Senggol Truk saat Hendak Mendahului, Warga Sempal Wadak Malang Tewas Terlindas

Nasri menganggap, wilayah Singosari merupakan daerah yang memiliki tanah yang subur.

Terlebih, wilayah Singosari punya potensi dalam budi daya padi.

Ia juga memberi saran perihal adanya proyek strategis nasional di Singosari, agar selanjutnya perluasan kota bisa diarahkan ke daerah-daerah yang memiliki lahan nonproduktif, agar tak menggerus lahan produktif.

Namun hal tersebut juga dipengaruhi dari para pemilik lahan sawah produktif itu.

Polisi Berencana Gelar Rekonstruksi Ulang Adegan Pembunuhan di Jembatan Gadang Malang

Sebagaimanan lampiran Peraturan Menteri Pertanian Nomor 7 Tahun 2012 tentang pedoman teknis, kriteria dan persyaratan kawasan, lahan dan lahan cadangan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B), disebutkan rencana penetapan LP2B harus berdasarkan kesedian petani pemilik lahan itu sendiri.

Jika petani  tidak menyetujui lahan sawah miliknya menjadi bagian LP2B, maka pemerintah tidak bisa memaksa pilihannya tersebut.

"Maka dari itu, kami berharap banyak kepada petani pemilik lahan Singosari terkait hal tersebut," pungkas Nasri. (Surya/Erwin Wicaksono)

Tags
Singosari
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved