Terdesak Bayar Biaya Ujian Praktek, Pelajar SMK Surabaya ini Nekat Gasak Motor

Rencana BD (18) seorang pelajar SMK di Surabaya untuk lulus sekolah tahun ini, akhirnya batal.

Terdesak Bayar Biaya Ujian Praktek, Pelajar SMK Surabaya ini Nekat Gasak Motor
Tribunjatim/Luhur Pambudi
BD saat digelandang oleh Anggota Polsek Simokerto, Kamis (4/4/2019). 

 Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rencana BD (18) seorang pelajar SMK di Surabaya untuk lulus sekolah tahun ini, akhirnya batal.

Setelah dirinya diciduk oleh Anggota Polsek Simokerto atas kasus pencurian kendaraan bermotor di sebuah halaman parkir Jalan Ngaglik, Kapasari, Genteng, Kamis (7/3/2019) lalu.

Kepada polisi, BD mengaku, aksi pencurian itu dilakukannya, lantaran terdesak kebutuhan biaya ujian praktek untuk persyaratan kelulusan di sekolahnya.

Kompol Masdawati Saragih Kapolsek Simokerto  mengatakan, pelaku merupakan pelajar kelas tiga SMK di Surabaya.

Atas kasus yang menimpanya, ungkap Masdawati, pelaku tidak bisa mengikuti ujian nasional dan kelulusannya dari SMK terancam batal tahun ini.

"Pelaku kelas 3 SMK, dia gak bisa lulus tahun ini, uang hasil jual motor mau dibuat bayar ujian praktek," ujarnya pada awakmedia di Kantor Polsek Simokerto Jalan Kapasan No.192, Sidodadi, Simokerto, Kamis (4/4/2019).

Kompol Masdawati Saragih menerangkan, berbekal rekaman kamera CCTV yang terpasang di lokasi parkir, pelaku akhirnya dapat diringkus personelnya.

Pelaku menggasak motor beat warna putih bernopol L-5179-AQ itu, dengan cara merusak lubang kunci menggunakan kunci T.

"Geraknya cepat, kunci motor di rusak pakai kunci T," lanjut Kompol Masdawati Saragih.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved