Breaking News:

Heboh! Brunei Terapkan Hukum Islam Pertama di Asia Tenggara, Tak Segan Beri Hukuman Rajam Pelanggar

Bruney Darussalam menerapkan hukuman menurut syariat Islam. Tidak segan memberi hukuman mati dan potong anggota tubuh bagi pelanggar.

ISTIMEWA
Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah 

Kementerian Luar Negeri AS mengatakan hukuman itu bertentangan dengan "kewajiban hak asasi manusia internasional" yang harus dipenuhi Brunei.

"Amerika Serikat sangat menentang kekerasan, kriminalisasi dan diskriminasi yang menargetkan kelompok-kelompok rentan," kata wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Robert Palladino.

"Keputusan Brunei untuk mengimplementasikan fase dua dan tiga hukum pidana syariah dan hukum terkait bertentangan dengan kewajiban hak asasi manusia internasional terkait tindakan penyiksaan, perlakuan kejam, tidak manusiawi dan merendahkan lainnya," kata Palladino seperti dilansir Reuters.

"Kami terus mendorong Brunei untuk meratifikasi dan mengimplementasikan Konvensi Anti Penyiksaan PBB (United Nations Convention Against Torture), yang Brunei tandatangani pada 2015, dan untuk menandatangani, meratifikasi, dan mengimplementasikan Perjanjian Internasional tentang Hak Sipil dan Politik," lanjut Palladino.

Hingga saat ini, hanya Arab Saudi, Iran, Mauritania, Sudan dan Yaman yang menjatuhkan hukuman mati bagi pelaku homoseksualitas, meskipun dalam beberapa tahun terakhir, hukuman semacam itu tidak diimplementasikan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Abaikan Kecaman Dunia, Brunei Mulai Berlakukan Hukum Syariah Ketat", https://internasional.kompas.com/read/2019/04/04/23543951/abaikan-kecaman-dunia-brunei-mulai-berlakukan-hukum-syariah-ketat?page=all.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved