Kunjungi Grahadi, Tim Paduan Suara SMAN 15 Surabaya Minta Doa Restu ke Gubernur Jatim

Rombongan Tim Paduan Suara SMAN 15 Surabaya yang akan berkompetisi di Budapest Hungaria pekan depan bertandang ke Gedung Grahadi guna memohon restu

Kunjungi Grahadi, Tim Paduan Suara SMAN 15 Surabaya Minta Doa Restu ke Gubernur Jatim
(Surya/Fatimatuz zahroh)
Rombongan Tim Paduan Suara SMAN 15 Surabaya yang akan berkompetisi di Budapest Hungari pekan depan bertandang ke Grahadi guna memohon restu dan dukungan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Jumat (5/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rombongan Tim Paduan Suara SMAN 15 Surabaya yang akan berkompetisi di Budapest Hungaria pekan depan bertandang ke Gedung Negara Grahadi guna memohon restu dan dukungan dari Gubernur Jawa Timur, Jumat (5/4/2019).

Para siswa paduan suara yang menamai tim mereka dengan Libel Voice ini akan tampil berkompetisi pada tanggal 9 hingga 21 April 2019 mendatang. Mereka meminta dukungan dan doa agar lancar berkompetisi di kancah internasional tersebut.

Gubernur Khofifah memberikan dukungan penuh pada 46 siswa tim paduan suara tersebut. Bahkan gubernur perempuan pertama Jawa Timur itu memuji penampilan mereka usai show off dalam audiensi di depannya.

Menurutnya, para siswa ini tidak hanya membawa nama baik sekolah saja, tetapi juga membawa nama bangsa Indonesia di kancah internasional.

"Kesuksesan ini harus jadi satu kesatuan dengan merah putih. Tanamkan jiwa merah putih di hati kita, jaga harkat martabat Indonesia. Kita harus bangga jadi anak Indonesia," katanya kepada Tribunjatim.com.

Orang nomor satu di Jatim ini mengatakan, paduan suara merupakan salah satu ekstrakulikuler yang apabila ditekuni dengan baik akan membawa kesuksesan di masa depan.

Dirinya lantas bercerita tentang tiga orang keponakannya yang menekuni paduan suara mulai SMA hingga akhirnya diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi tanpa tes.

“Kecuali Fakultas Kedokteran ya karena kompetisinya paling berat. Keponakan saya di Universitas Hasanuddin Makassar diterima tanpa test karena paduan suara ini," ucapnya kepada Tribunjatim.com.

"Begitu jadi mahasiswa juga tetap menekuni paduan suara, bahkan jadi pioneer disana. Itu berlanjut sampai dengan ia menerima beasiswa S2 bahkan sampai diprioritaskan menjadi dosen ASN disana,” katanya kepada Tribunjatim.com.

Untuk itu, gubernur perempuan pertama Jatim ini mendoakan agar tim paduan suara SMAN 15 Surabaya ini berhasil dalam kompetisi di Budapest nanti.

“Semoga festivalnya nanti sukses dan masa depan anak-anak juga sukses,” katanya.

Tim paduan suara ini pun menyanyikan satu lagu yakni Kecak Janger di hadapan Gubernur Khofifah yang langsung mengapresiasinya.

UPDATE Mayat Tanpa Kepala, Polisi Sebut Guru Budi Sempat Melawan Sebelum Dibunuh, Ada Luka di Lengan

13 Tahun Bekerja, Asisten Raffi Ahmad Masih Ngontrak di Gang Sempit, Nagita Syok Lihat Isi Dalamnya!

Sosok Menteri Booking Vanessa Angel Rp 60 Juta Lewat Ajakan Mimik-Mimik Cantik, Ini Kronologinya

“Perform ini indah sekali, saya membayangkan diberi lighting dan busana Bali, pasti jadinya sangat indah karena nuansa etniknya ada,” katanya kepada Tribunjatim.com.

Tim Paduan Suara SMAN 15 Surabaya ini sendiri sudah beberapa kali meraih prestasi di tingkat internasional. Diantaranya Gold Level Mixed Youth Choir Category in International tahun 2015 di Prague, serta 1st Place and Winner of Category with Outstanding-Gold Diploma Level di Italia.(Fatimatuz zahroh/TribunJatim.com).

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved