Lakukan Curanmor di 16 TKP, Pria Asal Tuban Ini Dihajar Warga

Petugas Kepolisian Polsek Kanor, Kabupaten Bojonegoro mengamankan pelaku curanmor yang dihajar massa, saat melancarkan aksinya di pasar Seroyo, Kecam

Lakukan Curanmor di 16 TKP, Pria Asal Tuban Ini Dihajar Warga
M Sudarsono/Surya
Pelaku curanmor diperiksa oleh Kapolsek Kanor dan penyidik Reskrim Polsek setempat, Jumat (5/4/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Petugas Kepolisian Polsek Kanor, Kabupaten Bojonegoro mengamankan pelaku curanmor yang dihajar massa, saat melancarkan aksinya di pasar Seroyo, Kecamatan setempat, Jumat (5/4/2019), sekitar pukul 07.00 WIB.

Pelaku dihajar warga di lokasi kejadian setelah ia kepergok pemiliknya.

Identitasnya yaitu Paidi (60), warga Montongsekar, Kecamatan Montong.

Kapolsek Kanor, Iptu Hadi Waluyo mengatakan, setelah dihajar massa pelaku lalu diamankan petugas polisi yang datang.

Warga memang geram, karena belakangan ini sering terjadi pencurian kendaraan bermotor.

Sehingga saat korban pemilik motor Supra X, atas nama Samirin warga Drajat, Kecamatan Baureno, mengetahui motornya akan digondol langsung meneriaki pelaku.

"Setelah korban teriak pencurian lalu pelaku dihajar massa, pelaku sudah kita amankan di Polsek sekarang " katanya dikonfirmasi Surya.

Kepergok Pemilik Motor, Pelaku Curanmor di Bojonegro ini Dihajar Warga

UPDATE TERBARU Mayat Tanpa Kepala, Penyelidikan Diperluas, Polisi Duga Korban Dieksekusi di Kediri

Susunan Pemain Kalteng Putra Vs Arema FC, Arthur Cunha Comeback, Singo Edan Tampil Full Team

Dari hasil penyidikan, pelaku diketahui sudah melakukan aksi di 16 titik TKP di wilayah hukum Bojonegoro. Di antaranya di Kecamatan Kanor dan Sumberejo.

Aksi di belasan titik itupun dilakukan seorang diri, tanpa melibatkan orang lain atau komplotan pelaku curanmor.

Untuk pengembangan kasus ini nantinya akan dilimpahkan ke Satreskrim Polres Bojonegoro, akan diungkap bagaimana sepak terjang pelaku yang kerap meresahkan masyarakat.

"Pelaku mengaku mencuri motor di 16 TKP, di Kecamatan Kanor 8 titik dan di Sumberejo juga 8 titik," Pungkasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman 7 tahun penjara.(nok/TribunJatim.com).

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved