Dugaan Kasus Aborsi, Mantan Bidan di Blitar Belum Ditetapkan Tersangka

Satreskrim Polres Blitar Kota belum menetapkan, N (80), mantan bidan yang diduga membuka praktik aborsi ilegal sebagai tersangka.

Dugaan Kasus Aborsi, Mantan Bidan di Blitar Belum Ditetapkan Tersangka
Surya/samsul hadi
Kondisi rumah mantan bidan, N, di Jl Semeru, Kota Blitar, yang diduga digunakan tempat praktik aborsi ilegal, Rabu (27/3/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Satreskrim Polres Blitar Kota belum menetapkan, N (80), mantan bidan yang diduga membuka praktik aborsi ilegal sebagai tersangka.

Polisi masih menunggu keterangan dari ahli kandungan dan ahli pidana untuk menentukan status N.

"Ahli kandungan yang bisa menjelaskan tentang aborsi. Setelah itu kami baru minta pendapat ke ahli pidana untuk menentukan status N. Sampai sekarang status N masih terlapor," kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono kepada Tribunjatim.com, Senin (8/4/2019).

Heri mengatakan polisi akan menerapkan beberapa pasal untuk menjerat N dalam kasus itu. Yaitu pasal soal praktik aborsi dan pasal soal buka praktik kesehatan tak berizin.

"Kalau praktik aborsinya tidak terbukti, kami bisa jerat dengan pasal buka praktik kesehatan secara ilegal. Tapi, kami masih menunggu keterangan dari ahli kandungan dan ahli pidana dulu," ujar Heri kepada Tribunjatim.com.

Sampai sekarang, kata Heri, polisi sudah memeriksa lima saksi dalam kasus itu. Para saksi yang diperiksa, yakni, terlapor, pasien, pasangan suami istri yang diduga menjadi perantara terlapor, dan dari Dinas Kesehatan.

Mantan Bidan di Blitar yang Buka Praktik Aborsi Ilegal Dibantu Perantara untuk Cari Pasien

Ratusan Buruh di Tuban Demo, Mereka Menuntut Aksi PHK Sepihak

Sindir Bupati, LMND Jember Demo Soal Pemberian Hazora Award

"Kasusnya sudah masuk penyidikan, secepatnya kami lakukan gelar perkara untuk menentukan status N," katanya.

Seperti diketahui, aparat Satreskrim Polres Blitar Kota menyelidiki dugaan kasus aborsi yang dilakukan, N (80), seorang mantan bidan di Kota Blitar. Polisi sudah menggeledah rumah N di wilayah Kepanjenkidul, Kota Blitar, yang diduga menjadi tempat praktik aborsi.

Saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, N sedang melayani pasien. Tapi, ketika polisi datang, dugaan praktik aborsi itu baru dimulai. Polisi tidak menemukan janin di lokasi. Polisi hanya menemukan alat medis dan bercak darah di lokasi.

Selain sudah lanjut usia, N sendiri kondisinya lumpuh. N lumpuh setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Untuk aktivitas sehari-hari, N menggunakan kursi roda. (sha/TribunJatim.com).

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved