Balita Berbobot Tak Normal di Mojokerto, Dinkes Akan Segera Mengecek Kondisi Fajar

Balita Berbobot Tak Normal di Mojokerto, Dinkes Akan Segera Mengecek Kondisi Fajar.

Balita Berbobot Tak Normal di Mojokerto, Dinkes Akan Segera Mengecek Kondisi Fajar
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Asmiatun tengah menimbang berat badan balita berbobot tak normal, Fajar di ruang tamu rumah, Selasa (9/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Susy Dwi Harini Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan adanya balita warga Dusun Jatikumpul, Desa Mojokumpul, Kemlagi Kabupaten Mojokerto yang memiliki bobot tak normal atau hanya 5 kg saja.

Balita berbobot tak normal itu tak lain adalah Ahmad Fajar (4).

Balita Usia 4 Tahun di Mojokerto Ini Cuma Punya Bobot 5 Kilo, Penyebabnya Keracunan Air Ketuban

Orang Tuanya Kaya, Anak Sandra Dewi Sudah Punya Jet Pribadi Meski Masih Balita, Lihat Penampakannya!

VIDEO DRAMATIS, Wakil Bupati Purwakarta Panjat Tower Gagalkan Upaya Bunuh Diri Bapak dan Balitanya

Wanita dan Balitanya Asal Jabar Terlantar Selama 3 Hari di Lamongan, Polisi Akan Berbuat ini

"Mekanisme pelaporan secara bottom up. Jadi, masyarakat melaporkan ke puskesmas, lalu puskesmas baru ke Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. Sementara belum ada laporan dari puskesmas," kata kepada TribunJatim.com melalui sambungan telepon, Selasa (9/4).

Kendati begitu, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap kondisi Fajar.

"Kami bakal menindaklanjuti laporan ini. Saya akan turun ke lapangan untuk mengecek kondisinya," ucapnya.

Susy menduga bila Fajar menderita gizi buruk. Sebab, berat badan Fajar tak sesuai dengan usianya.

"Bicara gizi buruk ada dua penyebab, yakni langsung dan tak langsung. Faktor tidak langsung karena kemiskinan dan pendidikan orang tua. Faktor tidak langsung ini mempunyai andil 70 persen menyebabkan gizi buruk," pungkasnya. (nen)

 

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved