Komandan Lanudal Juanda Imbau Masyarakat Agar Tidak Panik Selama Latihan Gabungan Anti Teror

Komandan Lanudal Juanda himbau masyarakat agar tidak panik selama pelaksanaan latihan gabungan anti teror.

Komandan Lanudal Juanda Imbau Masyarakat Agar Tidak Panik Selama Latihan Gabungan Anti Teror
Tribunjatim/kukuh kurniawan
Komandan Lanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana Ketika Membuka Upacara Pembukaan Latihan Pertahanan Pangkalan Udara TNI AL Juanda, Senin (09/04/2019). 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan.

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Komandan Lanudal Juanda himbau masyarakat agar tidak panik selama pelaksanaan latihan gabungan anti teror.

"Kita menghimbau agar masyarakat tidak panik selama pelaksanaan simulasi latihan gabungan anti teror. Yang rencana akan digelar di Terminal T2 Bandara Internasional Juanda," jelas Komandan Lanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana kepada TribunJatim.com, Selasa (09/04/2019).

Ia mengatakan ketika simulasi latihan anti teror tahun lalu, banyak masyarakat pengguna jasa bandara kaget melihat banyak keramaian, tentara, dan orang yang ditangkap.

"Dan ketika itu banyak media yang langsung menanyakan ke saya, ada peristiwa apa di Bandara Juanda. Langsung saya jelaskan saat itu. Bahwa keramaian tersebut hanya latihan anti teror," tambahnya.

Yuanita Christiani Ungkap Alasannya Luluh Pada Suami Setelah 5 Tahun, Sebut Sifat yang Tak Berubah

TNI AL Lanudal Juanda Akan Gelar Latihan Gabungan Anti Teror, Libatkan 269 Personil

Sebelumnya, TNI AL Lanudal Juanda akan menggelar latihan operasi gabungan anti teror. Dan akan melibatkan sebanyak 269 personil.

Komandan Lanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana mengatakan latihan gabungan ini bertujuan dalam rangka antisipasi menghadapi situasi darurat jelang Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

"Selain itu latihan ini juga melatih personil kita khususnya Lanudal Juanda. Untuk dapat mengamankan obyek vital nasional yaitu Bandara Juanda yang mana pengamanannya berada langsung dibawah Lanudal Juanda," jelasnya kepada TribunJatim.com, Selasa (09/04/2019)

Ia mengatakan, pelaksanaan latihan anti teror gabungan akan digelar pada tanggal 15 April 2019. Dan dipusatkan di Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Juanda.

"Ada sekitar 269 personil yang akan terlibat dalam latihan gabungan tersebut. Dan dari berbagai elemen seperti Satgaspam, Kopaska, dan Marinir," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved