Info Sehat

INFO SEHAT HARI INI - Hindari 7 Kebiasaan Hidup Tidak Sehat Ini Jika Tak Ingin Ginjalmu Rusak

7 gaya hidup tidak sehat ini bisa merusak ginjal dan mngekibatkan hal fatal. Hindari.

INFO SEHAT HARI INI - Hindari 7 Kebiasaan Hidup Tidak Sehat Ini Jika Tak Ingin Ginjalmu Rusak
iStockphoto / Tharakorn
7 kebiasaan harian yang menyebabkan gagal ginjal 

7 gaya hidup tidak sehat ini bisa merusak ginjal dan mngekibatkan hal fatal. Hindari.

TRIBUNJATIM.COM - Ginjal adalah satu di antara organ penting dalam tubuh manusia.

Namun tahukah Anda jika tujuh kebiasaan ini dapat mengurangi bahkan merusak ginjal?

Berikut tujuh kebiasaan gaya hidup tidak sehat yang dapat memperburuk kondisi ginjal.

TIPS CANTIK HARI INI - Rahasia Cantik dan Glowing bak Seleb Korea, Tak Perlu Operasi Plastik

TIPS CANTIK HARI INI - Ternyata Putih Telur Bisa Ngilangin Bopeng di Wajah Karena Bekas Jerawat

Hotman Paris Geram Kasus Pengeroyokan Siswi SMP Audrey, Desak Jokowi: Ini Kesempatan Emas Buatmu

1. Gemar mengonsumsi makanan olahan

Sebagian besar makanan olahan mengandung natrium atau garam yang tinggi.

Tak hanya berbahaya bagi jantung, ini juga bisa menyebabkan masalah pada ginjal kita.

Tanda kita telah terlalu banyak mengonsumsi natrium, biasanya kita akan mengeluarkannya saat buang air kecil, yang disertai dengan kalsium.

"Pada gilirannya, memiliki terlalu banyak kalsium dalam urine dapat meningkatkan risiko batu ginjal," kata James Simon, ahli Nefrologi.

Natrium seharusnya dikonsumsi tak lebih dari 2.300 miligram per hari, namun rata-rata orang bisa mengonsumsi sampai dua kali lipatnya.

"Orang-orang hanya melihat karbohidrat dan lemak serta kalori dalam makanan, tetapi mereka tidak memperhatikan natrium," kata Simon.

INFO SEHAT HARI INI - Makan Kacang Dapat Sebabkan Jerawatan, Mitos atau Fakta? Berikut Penjelasannya

INFO SEHAT HARI INI - Makan Nanas Saat Haid Berbahaya, Mitos atau Fakta? Begini Kata Para Ahli

2. Tekanan darah tidak terkendali

Tekanan darah tinggi tentu menyulitkan kinerja tubuh kita, termasuk ginjal. “ Ginjal pada dasarnya adalah satu set besar pembuluh darah dengan saluran kemih,” kata Simon.

Jika kita memiliki tekanan darah tinggi di pembuluh darah besar, kita memiliki tekanan darah tinggi di pembuluh darah yang lebih kecil.

Mengabaikan tekanan darah tinggi hingga tidak terkendali dapat merusak pembuluh darah yang menuju ke ginjal.

3. Merokok

Kebiasaan merokok tak hanya menyebabkan kanker paru-paru. Riset 2012 menemukan berhenti merokok selama 16 tahun atau lebih dapat mengurangi risiko karsinoma sel ginjal, yang merupakan bentuk paling umum kanker ginjalpada orang dewasa.

Tak tanggung-tanggung, risiko tersebut berkurang hingga 40 persen. Apalagi, merokok dapat merusak pembuluh darah, dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

4. Kurang minum

Bertolak belakang dengan kepercayaan populer, kita tidak perlu menghabiskan delapan gelas air penuh untuk menjaga ginjal bekerja dengan baik.

Namun, hanya minum air sebanyak satu atau dua cangkir sehari bisa membahayakan organ kita.

Kurang minum membuat kita tidak memiliki air yang cukup mengalir keluar sistem untuk menjaga kadar natrium dalam tubuh.

Tubuh yang dehidrasi juga akan lebih sulit menjaga tekanan darahnya naik.

INFO SEHAT HARI INI - Cara Tingkatkan Kualitas Tidur, Konsumsi Makanan Sehat hingga Kurangi Main HP

"Ginjal sangat sensitif terhadap aliran darah," kata Simon. Menurutnya, saat kita dehidrasi tekanan darah akan turun dan aliran darah ke ginjal juga turun.

5. Sering mengonsumsi obat penghilang rasa sakit

Obat anti-inflamasi dan penghilang nyeri yang disebut NSAID, yang meliputi ibuprofen dan aspirin, dapat mengurangi aliran darah ke ginjal dan menyebabkan jaringan parut karena mereka langsung meracuni organ.

Terlalu sering menggunakan NSAID dapat meningkatkan risiko masalah ginjal.

“Orang-orang yang mengonsumsinya setiap hari berisiko tinggi pada kesehatan ginjalnya untuk jangka waktu yang lama,” kata Simon.

6. Menganggap semua suplemen aman

Hanya karena suatu produk diberi label menggunakan bahan “alami”, tidak berarti itu aman untuk kita, termasuk juga yang mengklaim sebagai herbal dan jamu.

"Ada banyak obat-obatan herbal di luar sana yang berbahaya," kata Simon.

Misalnya, bahan nabati yang disebut asam aristolochic dapat ditemukan dalam obat-obatan tradisional, tetapi dapat menyebabkan jaringan parut di ginjal.

Badan pengawas obat dan makan AS memperingatkan konsumen untuk menghindari produk yang mencantumkan Aristolochia, Asarum, atau Bragantia pada label, karena mereka mungkin mengandung bahan berbahaya.

7. Berat badan meningkat

Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko tinggi pada diabetes tipe dua, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal.

"Masalah insulin dari diabetes tipe 1 dan tipe 2 dapat menyebabkan peradangan dan jaringan parut di ginjal," kata Simon.

Itu sebabnya, miliki pola makan yang sehat dan banyak bergerak untuk menjaga berat badan tetap stabil.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Selain Kurang Minum, 7 Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan Ini Berpotensi Merusak Ginjal, http://bali.tribunnews.com/2019/04/09/selain-kurang-minum-7-kebiasaan-buruk-yang-sering-dilakukan-ini-berpotensi-merusak-ginjal?page=all.

Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved