Rumah Politik Jatim

Pemilu Kurang 7 Hari, Jokowi Sebut Makin Rawan Hoaks sampai Ada 9 Juta Warga Percaya Kampanye Hitam

Jelang tujuh hari momen coblosan Pemilu 2019, Calon Presiden nomor urut 1 Joko Widodo memberikan wanti-wanti pada ribuan pendukungnya di kampanye.

Pemilu Kurang 7 Hari, Jokowi Sebut Makin Rawan Hoaks sampai Ada 9 Juta Warga Percaya Kampanye Hitam
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Calon Presiden nomor urut 1 Joko Widodo saat memberikan wanti-wanti pada ribuan pendukungnya yang hadir di Kampanye Terbuka di GOR Mastrib Probolinggo, Rabu (10/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Jelang tujuh hari momen coblosan Pemilu 2019, Calon Presiden nomor urut 1 Joko Widodo memberikan wanti-wanti pada ribuan pendukungnya yang hadir di Kampanye Terbuka di GOR Mastrib Probolinggo, Rabu (10/4/2019).

Jokowi memesankan, di waktu yang kian sempit jelang pesta demokrasi menurutnya akan semakin banyak hoaks, berita bohong, fitnah baik lewat media sosial maupun dari rumah ke rumah.

Terlebih berdasarkan survei yang ia lakukan ada 9 juta masyarakat yang percaya dengan isu, hoaks, dan kampanye hitam yang dialamatkan pada Jokowi-Ma'ruf.

Gelar Kampanye Terbuka di Probolinggo, Capres Petahana Jokowi Janjikan Kejutan Besar di Pemilu 2019

Tol Pasuruan-Probolinggo Diresmikan, Jokowi Minta Jalan Tol Segera Dibuka dan Digratiskan Dua Minggu

"Saya titip jangan sampai tetangga kita,  terkena isu-isu itu. Karena ini sudah masuk sampai ke bawah," kata Jokowi.

Isu hoaks pertama yang banyak memakan masyarakat adalah jika Jokowi-Ma'ruf menang dalam Pilpres, maka pendidikan agama akan dihapus.

Padahal, ditegaskan Jokowi ia dan Kiai Ma'ruf sama sekali tidak ada pikiran ke arah tersebut.

Isu hoaks kedua yang juga banyak berkembang adalah jika Jokowi-Ma'ruf menang, maka akan menghapus adzan di Indonesia.

Yang kemudian dijawab teriakan "bohong" oleh ribuan pendukungnya di GOR Mastrib.

"Yang di Probolinggo bisa bilang ini bohong. Tapi banyak juga yang percaya. Saar kita survei ada 9 juta orang yang percaya dengan isu itu. Jadi hati-hati," kata Jokowi.

Tidak sampai di sana, isu hoaks ketiga yang juga banyak merebak adalah pelegalan pernikahan sejenis atau LGBT.

Padahal, disampaikan Jokowi, cawapres Ma'ruf Amin saja adalah mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia, sehingga secara logika dikatakan Jokowi seharusnya hal itu tidak masuk akal.

"Tapi sekali lagi, 9 juta orang percaya ini. Jadi tolong diluruskan. Jangan biarkan, kita harus berani meluruskan itu," tandas Jokowi.

TERBONGKAR Peran & Sosok Pengeroyok Audrey Siswi SMP, Jeritan Hati Ibu Korban Saya Tidak Mau Damai

Raffi Ahmad Traktir Merry Belanja, Habiskan Uang Hampir Rp 10 Juta Demi Ubah Penampilan Sang Asisten

Lebih lanjut lantaran coblosan sudah kian dekat, Jokowi kembalu mengajak pendukungnya untuk mencoblos pada Rabu 17 April 2019 nanti.

Ia mengajak pemilihnya untuk mengenakan baju putih dan berbondong-bondong berangkat ke TPS.

"Pakai baju putih. Karena nanti yang dicoblos adalah yant baju putih," pungkasnya. (Surya/Fatimatuz Zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved