Fandi Utomo Ikuti Ajaran Gus Dur, Kemanusiaan Berada Di Atas Politik

Meski sibuk menyapa masyarakat di ujung kampanye Pileg 2019, Caleg DPR RI asal PKB untuk Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo dengan nomor urut 3 Ir. Fand

Fandi Utomo Ikuti Ajaran Gus Dur, Kemanusiaan Berada Di Atas Politik
ISTIMEWA/TRIBUN JATIM
Fandi Utomo saat bersapa dengan para pendukungnya di Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meski sibuk menyapa masyarakat di ujung kampanye Pileg 2019, Caleg DPR RI asal PKB untuk Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo dengan nomor urut 3 Ir. Fandi Utomo menyempatkan diri memberikan penghormatan terakhir kepada Pater Stanislauw Pikor SVD.

Fandi Utomo mengaku sudah kenal lama dengan Pastor asal Polandia yang baru saja meninggal karena sakit itu.

"Beliau adalah penasihat politik saya sejak tahun 2002. Historinya sudah sangat panjang," ujarnya usai menyampaikan penghormatan terakhir, Kamis (11/4/2019).

Ia mengatakan sejak memilih politik sebagai jalur karirnya, Fandi mengaku sering berdiskusi dengan Pater Pikor terkait perpolitikan di Indonesia.

"Pater Pikor adalah sosok yang meminta saya untuk membantu Bu Khofifah di Pilgub Jatim 2018 lalu. Beliau pula lah salah satu orang yang merekomendasikan agar saya pindah ke PKB," jelas Fandi Utomo lebih lanjut.

Ajak Lupakan Politik Sejenak, Fandi Utomo : Ayo Mbonek Bareng

Prediksi Susunan Pemain Persebaya Hadapi Arema FC pada Leg 2 Final Piala Presiden 2019

Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini mengungkapkan jika sudah sewajarnya kemanusiaan berada di atas politik.

"Makanya, di sela kesibukan berkampanye saya harus meluangkan waktu untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Pater Pikor," tegas Fandi Utomo.

"Gus Dur sudah pernah mengatakan jika yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan," ujar Fandi Utomo dengan mantap.

Di sisi lain, menurutnya ini adalah implementasi dari doktrin Islam soal ukhuwah basariah dan sesuai pula dengan ajaran Sayyidina Ali bin Abi Tholib.

"Sayydina Ali pernah berujar jika mereka yang tidak seiman denganmu, adalah saudara dalam kemanusiaan," pungkas mantan dosen di ITS Surabaya ini.

Penulis: Yoni Iskandar
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved