Rumah Politik Jatim

Fandi Utomo Minta Ombudsman Supervisi Penyelenggara Pemilu untuk Hilangkan Keraguan di Masyarakat

Di momen pelaksanaan Pemilu yang tinggal menghitung hari, banyak masyarakat yang mengutarakan keraguan publik terhadap pihak penyelenggara Pemilu 2019

Fandi Utomo Minta Ombudsman Supervisi Penyelenggara Pemilu untuk Hilangkan Keraguan di Masyarakat
ISTIMEWA/TRIBUN JATIM
Fandi Utomo saat bersapa dengan para pendukungnya di Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di momen pelaksanaan Pemilu yang tinggal menghitung hari, banyak masyarakat yang mengutarakan keraguan publik terhadap pihak penyelenggara Pemilu 2019.

Sejumlah kekhawatiran seperti pencurian suara, pengawasan Pemilu yang tidak transparan, hingga kemungkinan adanya pembiaran dalam proses politik uang.

Menanggapi hal itu, Caleg DPR RI asal PKB untuk Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo dengan nomor urut 3 Ir. Fandi Utomo mengingatkan agar Ombudsman RI turut serta memberikan supervisi kepada Bawaslu dan juga KPU.

Ajak Lupakan Politik Sejenak, Fandi Utomo : Ayo Mbonek Bareng

Caleg PKB Fandi Utomo Minta Isu Agama Tak Digunakan di Pemilu

"Karena, walaupun sifatnya khusus, KPU dan Bawaslu ini adalah lembaga pelayanan publik terkait penyelenggara Pemilu. Jadi Ombudsman RI harus melakukan fungsi supervisi mereka," ujar Fandi Utomo, Rabu (10/4/2019).

Peran Ombudsman RI, menurut mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini, wajib melihat apakah dalam proses yang dilakukan oleh KPU dan Bawaslu RI muncul dugaan maladministrasi.

"Wujudnya kan bisa macam-macam. Mulai laporan masyarakat soal politik uang yang tidak ditanggapi atau hal-hal lainnya," tegas Fandi Utomo.

Dikatakan Fandi Utomo, Ombudsman RI tidak boleh diam. Sebab Fungsi supervisi mereka harus dijalankan agar tidak muncul keraguan masyarakat terhadap proses penyelenggaraan Pemilu 2019.

TERBARU Jokowi Tanggapi Kasus Pengeroyokan Audrey Siswi SMP: Marah & Minta Kapolri Tegas Menangani

Respon Sederet Selebriti Terkait Kasus Pengeroyokan Audrey, Ada yang Cerita Soal Pengalaman Dibully

"Ini juga agar proses hingga hasil Pemilu 2019 dapat berjalan dengan sangata jujur dan adil," pungkas mantan dosen ITS Surabaya ini.

Sebagai informasi, Pemilu 2019 bakal digelar pada 17 April 2019. Dalam pesta demokrasi ini secara serentak akan dilakukan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved