Gunung Merapi Perbatasan Yogyakarta Kembali Meluncurkan Awan Panas Guguran, Kini Berstatus Waspada

Gunung Merapi aktif yang berada di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali meluncurkan awan panas guguran pada Minggu (14/4/2019).

Gunung Merapi Perbatasan Yogyakarta Kembali Meluncurkan Awan Panas Guguran, Kini Berstatus Waspada
ISTIMEWA
Ilustrasi Gunung Merapi 

TRIBUNJATIM.COM - Gunung Merapi aktif yang berada di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali meluncurkan awan panas guguran pada Minggu (14/4/2019).

Meski pernah meletus, Gunung Merapi tersebut masih aktif hingga saat ini.

Luncuran awan panas guguran  Gunung Merapi dilaporkan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Gadis Usia 6 Tahun Tewas di Tangan Adiknya Sendiri Akibat Orang Tua Letakkan Pistol Sembarangan

Driver Ojol Dinilai Kurang Ganteng, Tiga Gadis Ini Batalkan Pesanannya, Langsung Jadi Buronan

Kronologi Tewasnya Pria yang Diterkam Buaya Sungai Malaoge, Kakinya Menancap Lumpur saat Ditemukan

Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam siaran persnya mengatakan, awan panas guguran terjadi pada pukul 01.42 WIB dan mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur 1.000 meter.

Sementara itu, berdasarkan periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB, gunung teraktif di Indonesia itu mengalami satu kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 55 mm selama 107 detik, dan tiga gempa guguran dengan amplitudo 5-25 mm selama 52-87 detik.

Hasil pengamatan visual menunjukkan dari kawah gunung itu keluar asap tebal berwarna putih dengan tinggi 20 meter di atas puncak kawah.

Angin di gunung itu bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut dan barat laut.

Suhu udaranya 17-21 derajat Celsius, dengan kelembaban udara 63-88 persen, dan tekanan udara 654-709 mmHg.

Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada, dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi, dan menyarankan warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol waspada karena jarak guguran awan panas semakin jauh.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Minggu Pagi Ini", https://regional.kompas.com/read/2019/04/14/10134001/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-guguran-minggu-pagi-ini.

Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved