Pamit Cari Burung Bersama Teman, Remaja Ini Tewas setelah Pesta Miras, Sempat Ngeluh Lemas dan Mual

ASP (16) warga Desa Banter, Kecamatan Benjeng tewas usai pesta minuman keras bersama teman-temannya.

Pamit Cari Burung Bersama Teman, Remaja Ini Tewas setelah Pesta Miras, Sempat Ngeluh Lemas dan Mual
TRIBUN PONTIANAK
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - ASP (16) warga Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik tewas usai pesta minuman keras bersama teman-temannya. Korban yang masih duduk di bangku sekolah itu menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Ibnu Sina.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Surya, orang tua korban, Sahli menyatakan, pada Senin (15/4/2019) malam anaknya pamit keluar hendak main sama temannya mencari burung.

Karena tak kunjung pulang, Sahli yang khawatir berusaha mencari buah hatinya itu.

Nenek 62 Tahun di Kabupaten Malang Mendadak Jatuh dan Meninggal Dunia saat Akan Masuk Bilik Suara

Jokowi-Maruf Unggul Versi Quick Count, TKD Jatim Ingatkan Relawan untuk Tidak Larut dalam Euforia

Dia sempat mencari karena anaknya tak kunjung pulang. Pada malam itu, ternyata korban minum miras bersama sejumlah temannya tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Pada Selasa (16/4/2019) pagi, putranya kembali kerumah.

Sahli yang mencari keberadaan putranya pada senin malam namun tidak kunjung ketemu merasa curiga. Dia berusaha menanyakan namun hanya dijawab. "Cari burung sama teman-teman," ujar Sahli menirukan ucapan putranya itu.

Mendengar jawaban putranya, dia langsung mempercayai buah hatinya tanpa menaruh curiga. Melihat kondisi anaknya yang dalam kondisi lemas dia pun mengizinkan putranya untuk tidak masuk sekolah. "Katanya masuk angin, butuh istirahat jadi tidak sekolah," jelasnya.

Pada Rabu (17/4/2019) sekitar pukul 03.00 WIB putranya batuk hingga muntah-muntah di dalam kamar. Sahli langsung melarikan anaknya ke Puskesmas Benjeng. "Waktu diperiksa itu tidak ada tanda-tanda sakit," tuturnya.

Melihat putranya yang masih lemas, Sahli kembali membawa anaknya itu ke RS Wates Husada yang berada di Kecamatan Balongpanggang.

Hal yang dia tidak inginkan pun terjadi, putranya buru-buru dilarikan menuju RSUD Ibnu Sina untuk mendapatkan perawatan intensif.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved