Pilpres 2019

Prabowo Deklarasi Kemenangan, Pengamat Sorot Bahasa Tubuh Sandiaga, Posisi Tangan hingga Tertekan

Sandiaga Uno tampak ikut dalam deklarasi kemenangan itu mendampingi Prabowo Subianto. Tapi bahasa tubuhnya jadi sorotan pengamat

Prabowo Deklarasi Kemenangan, Pengamat Sorot Bahasa Tubuh Sandiaga, Posisi Tangan hingga Tertekan
Kolase Tribunnews/JEPRIMA & Kompas TV
Beda Drastis Gerak-gerik Prabowo Sandiaga Uno Saat Deklarasi Klaim Kemenangan Pilpres 2019. 

Adegan tersebut diikut dengan Sandiaga Uno mulai menatap ke audience dan menyapa audience saat Prabowo Subianto berbicara tentang partai-partai.

"Ada dua hipotesis, memang karena dalam kondisi sakit, bisa juga kaget," kata Monica.

"Sandiaga Uno dalam tekanan berat. Tekanan atas apa? Bisa karena otoritas Prabowo, bisa karena tekanan pihak luar yang terlibat dalam pendanaan ajang Pilpres, bisa karena shock hasil quick count," sambung dia.

Usai pidato, Sandiaga Uno menarik napas panjang.

HASIL REAL COUNT KPU PILPRES 2019 Terupdate, Data Semakin Banyak, Jokowi vs Prabowo Siapa Unggul?

Bahasa tubuh ini, meurut Monica berarti "yang penting lewat".

Pada akhir pidato, tidak seperti biasanya, Sandiaga tidak berjabat tangan dengan Prabowo Subianto.

Sandiaga Uno juga tidak ikut meneriakkan takbir.

Sementara itu, Monica tidak melihat adanya perubahan bahasa tubuh dan ekspresi pada Prabowo Subianto.

"Sama seperti biasanya, seperti saat konferensi Ratna Sarumpaet, dan lain-lain. Tidak terlihat ada perubahan base line," ujar Monica.

Sebelumnya, setelah mendengar penjelasan Ratna Sarumpaet yang dikabarkan telah dianiaya orang tidak dikenal, Prabowo menggelar jumpa pers pada Selasa (2/10/2018) malam.

Halaman
1234
Penulis: Januar Adi Sagita
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved