Bagi Customer Service PT Telkom Bangkalan, Kartini Adalah Sosok Perempuan Inspiratif dan Mandiri

Ada pemandangan berbeda di ruang Customer Service PT Telkom Bangkalan, Senin (22/4/2/2019). Perempuan-perempuan cantik nan anggun dalam balutan kebaya

Bagi Customer Service PT Telkom Bangkalan, Kartini Adalah Sosok Perempuan Inspiratif dan Mandiri
Ahmad Faisol/Surya
Ilfani Praptiawati. Customer Service PT Telkom Bangkalan 

 TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Ada pemandangan berbeda di ruang Customer Service PT Telkom Bangkalan, Senin (22/4/2/2019). Perempuan-perempuan cantik nan anggun dalam balutan kebaya, ramah menyapa para pelanggan.

Salah satunya Ilfani Praptiawati. Ia berpakaian ala Kartini, sosok pahlawan perempuan dalam penyetaraan hak antara perempuan dan laki-laki.

Di mata Fani, Kartini merupakan sosok perempuan dengan pemikiran smart, berkepribadian dan bertutur kata baik, serta mandiri.

"Kartini, sosok perempuan yang mampu menginspirasi keluarga, teman, dan orang sekitar," ungkap dara berusia 25 tahun itu kepada Tribunjatim.com.

Pehobi menyanyi dan travelling itu mengungkapkan, perempuan masa kini sudah mempunyai pemikiran jauh ke depan.

Kecapaian, Dua Anggota KPPS Lamongan Harus Rawat Inap di Balai Kesehatan Usai Hitung Suara

Kondisi Drop, Pengawas TPS di Jember Keguguran Janin Usia 3 Minggu saat Proses Pengawasan Pemilu

Cegah Petugas Input Data Pemilu Kelelahan & Sakit, KPU Tulungagung Kirim 3 Petugas Medis & Ambulans

"Perempuan-perempuan milenial tidak lagi memikirkan dunia mereka sendiri, karena sudah berpemikirah jauh ke depan," ungkapnya.

Karena itulah, kendati dirinya tercatat sebagai Alumnus Akademi Kebidanan di Ngudia Husada Madura, ia enggan terpaku pada latar belakang keilmuan dalam mencari pekerjaan.

Fani pernah bekerja di klinik bidan dan sejumlah bank. Namun akhirnya ia lebih memilih sebagai Customer Service Representatif di PT Telkom Bangkalan.

"Lulus sebagai bidan tak harus bekerja sebagai bidan. Pemikiran tidak sesempit itu. Saya lebih senang berinteraksi dengan orang," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Ia mengatakan, perempuan memiliki potensi dan kesempatan seluas-luasnya. Asalkan mampu mengeksplor dan menyalurkan potensi dirinya.

"Dulu wanita ngurus anak dan di dapur, itu memang kodrat. Tapi di sisi lain, ada potensi yang luas dalam banyak hal," pungkasnya. (Surya/Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved