Serangan Bom di Sri Lanka

Fakta-fakta Teror Bom di Sri Lanka: Jumlah Korban, Pelaku hingga Ancaman Serangan 10 Hari Sebelumnya

Fakta-fakta teror bom di Sri Lanka, jumlah korban, pelaku hingga ancaman serangan 10 hari sebelumnya.

AFP/ISHARA S KODIKARA
Sebuah ambulan terlihat berada di luar gereja St Anthony, Kochchikade, Kolombo usai ledakan yang menimpa saat misa Paskah digelar, Minggu (21/4/2019). 

Kemudian ada tiga warga Denmark, satu warga Portugis, tiga warga negara India, dua insinyur dari Turki, dan satu orang dari Belanda.

Sebagai bentuk belasungkawa dan solidaritas, Menara Eiffel di Prancis diredupkan atau dinyalakan dengan warna Sri Lanka pada Minggu malam.

Beberapa tokoh dunia juga memberikan tanggapan terkait peristiwa teror ini.

Seperti Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern yang juga mengecam aksi ini.

"Secara kolektif kita harus menemukan kemauan dan jawaban untuk mengakhiri kekerasan semacam itu," kata Jacinda Ardern.

Beberapa waktu lalu, serangan mematikan juga terjadi di masjid wilayah Selandia Baru yang menewaskan puluhan orang.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta Teror Bom di Sri Lanka, Gereja dan Hotel Jadi Sasaran hingga Pelaku Sempat Ikut Antre Makan

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved