Pamit ke Sawah, Petani Asal Sugio Lamongan ini Ditemukan Tewas di Aliran Irigasi

Warga Dusun Jogo Desa Jubel Kidul Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan Jawa Timur digegerkan dengan ditemukannya jasad seorang laki - laki di dalam salu

Pamit ke Sawah, Petani Asal Sugio Lamongan ini Ditemukan Tewas di Aliran Irigasi
Ilustrasi Mayat Mengambang 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Warga Dusun Jogo Desa Jubel Kidul Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan Jawa Timur digegerkan dengan ditemukannya jasad seorang laki - laki di dalam saluran irigasi, Senin (22/04/2019).

Korban, Rupi'i (60) adalah warga Desa Jubel Kidul yang pada Minggu (21/04/2019) petang semula pamit hendak ke sawah miliknya yang ada di Jubel.

Sejak berangkat ke sawah, korban tidak juga kembali ke rumah. Keluarga tidak ada yang curiga pada korban, saat korban semalam tidak pulang ke rumah.

Senin (22/04/2019) pagi tadi dua saksi Sami'un (47) dan Abdul Rokib (60) warga bertandang ke rumah korban untuk diajak mencabut pesemaian padi yang hendak ditanam ke lahan.

"Mau tak ajak ndaut (mengambil bibit padi yang mau ditanam, red)," kata Sami'un kepada Tribunjatim.com.

Dua saksi mencoba mencari korban di rumah, ternyata sedang tidak ada di rumah.

Sami'un dan Abdul Rokib kemudian berinisiatif berusaha mencari korban ke sawah milik korban yang berada di Dusun Jogo Desa Jubel Kidul Kecamatan Sugio.

KPU Kota Malang Tetapkan Jadwal Pemungutan Suara Ulang, Catat Daftar TPS dan Tanggal Nyoblosnya

Artis Marcella Zalianty Datangi Museum Musik Indonesia: Banyak Sumber Kreasi Bagi Pemuda di Malang

Rencana Perhitungan Suara Ulang di Seluruh Surabaya, Ketua PPK Tegalsari Pertanyakan Dasarnya Apa

Betapa terkejutnya, dua saksi ini mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia didalam saluran irigasi
Korban ditemukan meninggal dengan posisi tengkurap. Kepala berada di utara, dan korban memakai kaos lengan pendek, warna kombinasi dan celana pendek warna hitam.

Saksi memberi tau warga dan perangkat desa, dan oleh perangkat desa kejadian ni dilaporkan ke Polsek Sugio.
‌Kapolsek Iptu Sunaryono didampingi Kanit Reskrin Aiptu Sofian Ali bersama sejumlah anggota dan didampingi Yunus, petugas kesehatan dari Puskesmas Sugio mengevakuasi korban.

"Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan," kata Sunaryono kepada Tribunjatim.com.

Saat ditemukan kedua telinga, bibir dan kelopak mata korban terdapat bekas dimakan hewan air.

Menurut keterangan keluarga dan tetangga, korban mempunyai riwayat menderita penyakit paru-paru akut.(Hanif Manshuri/Tribunjatim.com).

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved