Terus Kembangkan Potensi Wisata, Pemkab Malang Berambisi Datangkan 10 Juta Wisatawan

Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi, menyebut, keberadaan desa wisata bisa jadi penyumbang kontribusi datangkan wisatawan.

Terus Kembangkan Potensi Wisata, Pemkab Malang Berambisi Datangkan 10 Juta Wisatawan
SURYA.CO.ID/ERWIN WICAKSONO
Air terjun Coban Jidor di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari dan Badan Otorita Pariwisata (BOP) Bromo Tengger Semeru memang digadang-gadang bisa jadi andalan untuk mendongkrak pariwisata.

Namun, sepertinya Pemkab Malang tak ingin hanya terpaku pada satu sisi.

Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi, menyebut, keberadaan desa wisata bisa jadi penyumbang kontribusi datangkan wisatawan.

Festival Tempe Sanan, Kenalkan Jajanan dan Oleh-Oleh Khas Malang serta Potensi Kuliner Lokal

Antisipasi Kebakaran di Musim Kemarau, BPBD Kota Malang Berikan Imbauan pada Warga

Tahun 2020 mendatang, Pemkab Malang berambisi datangkan wisatawan hingga 10 juta kunjungan wisata.

"Tahun ini target kunjungan wisatawan ke Kabupaten Malang sebanyak 7,6 juta. Tapi kami optimistis 2020 mendatang bisa sampai tembus 10 juta,” ucap Sanusi.

Pantai Sipelot Malang, Minggu (14/4/2019).
Pantai Sipelot Malang, Minggu (14/4/2019). (TRIBUNJATIM.COM/DWI PRASTIKA)

Sanusi memberi contoh kesuksesan desa wisata Pujon Kidul.

Dia mengatakan, kreativitas desa tersebut bisa ditiru desa lain.

Maka dari itu, Sanusi ingin semua desa di seluruh Kabupaten Malang mempunyai desa wisata.

Kampung Iwak dan Wisata Pemancingan Kalanganyar Sidoarjo Sajikan Menu Ikan Bakar Mulai Rp 20 Ribuan

8 Pemain Bersaing Ketat untuk Jadi Top Scorer Liga Inggris, Mohamed Salah hingga Eden Hazard

"Kalau ada potensi seperti UMKM bisa juga dikemas jadi wisata. Tak harus alam atau budaya," tutur Sanusi.

Di sisi lain, usaha yang dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang kali ini ingin melakukan branding destinasi wisata yang belum begitu dikenal, namun memiliki potensi yang baik.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, menjelaskan, adanya Kawasan Strategis seperti, BOP BTS, dan KEK Singosari jadi modal baik bagi pariwisata Kabupaten Malang.

Draft Jadwal Lengkap Arema FC Putaran Pertama dan Kedua Liga 1 2019, Laga Pertama akan Lawan Persela

"Akan jadi jujukan bagi kementerian lain. Harapannya KEK dan BOP nanti akan semakin membuat orang penasaran. Harapannya wisatawan akan datang sendiri, tapi second line-nya lagi-lagi juga harus disiapkan secara matang,” ujar Made.

Made menerangkan, untuk mempersiapkan pariwisata yang baik, dibutuhkan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dan berkompeten di bidangnya.

"Maka dari itu tak hanya tempatnya yang bersih, keramahan tuan rumah dan aspek lainnya yang membuat wisatawan itu betah untuk berlama-lama atau kembali ke destinasi wisata juga harus dipertimbangkan," jelas Made. (Erwin Wicaksono)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved