Kunjungi Tribun Jatim, KPK Bahas Optimalisasi Pendapatan Aset Daerah dan Pendidikan Antikorupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi kantor Tribun Jatim Network di Jalan Rungkut Industri III Surabaya.

Kunjungi Tribun Jatim, KPK Bahas Optimalisasi Pendapatan Aset Daerah dan Pendidikan Antikorupsi
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi kantor Tribun Jatim Network di Jalan Rungkut Industri III Surabaya, Selasa (23/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi kantor Tribun Jatim Network di Jalan Rungkut Industri III Surabaya, Selasa (23/4/2019).

Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, tersebut disambut oleh Pimred Tribun Jatim Network, Tri Mulyono bersama redaksi yang lain.

Dalam kunjungan tersebut, Basaria Panjaitan menginformasikan bahwa saat ini KPK sedang fokus dalam mendorong optimalisasi pendapatan dan penertiban aset daerah di pemerintah daerah.

KPK Ajak Pemda di Jatim Tingkatkan Pendapatan hingga 50 Persen, Begini Caranya

16 TPS di Jatim akan Gelar Pemungutan Suara Ulang Pekan Ini, Ini Daftarnya

Bahkan KPK menantang pemerintah daerah untuk bisa memperoleh pendapatan daerah dua kali dari yang diperolehnya pada tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu, KPK juga membahas implementasi pendidikan antikorupsi pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

"Kita juga baru saja memberikan materi di forum kepala sekolah se-Jawa Timur, di Hotel Majapahit, Senin (22/4/2019) kemarin," kata Basaria Panjaitan.

Banyak Petugas Pemilu yang Tumbang dan Kurangnya Surat Suara, DKPP Bakal Evaluasi

Salah satu yang menjadi sorotan KPK adalah program pengendalian gratifikasi pada lingkungan pendidikan.

Terkait kunjungan ke Tribun Jatim Network sendiri, Basaria Panjaitan menjelaskan, KPK harus mengumpulkan kekuatan sebesar mungkin untuk meminimalisasi terjadinya korupsi, salah satunya dengan menggandeng media sebagai sosialisasi dalam langkah preventif.

"Pelaku kejahatan ini selalu satu langkah lebih maju dari penegak hukum, untuk itu, kita harus terus bekerja dan mengumpulkan kekuatan sebesar-besarnya," pungkasnya.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved