UPDATE Korban Bom Sri Lanka, 310 Tewas & 500 Luka, 40 Orang Ditangkap Polisi

Sebanyak 310 korban tewas dan 500 korban luka akibat ledakan di delapan tempat di Sri Lanka

UPDATE Korban Bom Sri Lanka, 310 Tewas & 500 Luka, 40 Orang Ditangkap Polisi
Asia Times
310 Korban Tewas akibat serangan bom di Sri Lanka 

Kemudian satu ledakan lagi di hotel lain dan satu serangan bom di pusat Kota Colombo, namun hingga saat ini belum diketahui bagaimana kronologi serangan bom terjadi.

Sekitar pukul 08.45, empat bom meledak dalam waktu yang hampir bersamaan. Dalam selang waktu 20 menit, disusul ledakan dua bom lain.

Kemudian muncul ledakan di hotel keempat dan satu rumah saat sore hari.

Serangan bom di gereja terjadi saat Misa Minggu Paskah.

Sedangkan ledakan bom di hotel-hotel mewah muncul saat pengunjung sedang sarapan pagi.

”Kami tak melihat, hanya organisasi kecil di negeri ini yang bisa melakukan semua serangan itu,” kata Rajitha Senaratne, juru bicara pemerintah.

Dalam kejadian naas tersebut, 32 orang asing menjadi korban tewas. Mereka bersal dari Inggris, Amerika Serikat, Australia, Turki, India, China, Denmark, Belanda dan Portugal.

Selain itu, orang terkaya asal Denmark, Anders Holch Povlsen dan istrinya kehilangan tiga dari empat anak mereka.

Sebanyak 24 orang ditangkap karena diduga terkait serangan bom. Hanya saja belum ada satu pun pihak yang mengaku bertanggung jawab.

Berdasarkan pada peringatan dari “dinas intelijen asing” mengenai adanya rencana serangan bom yang tertulis tanggal 11 April 2019 terciptalah sebuah keyakinan bahwa NTJ terlibat dalam serangan bom di Sri Lanka.

Halaman
123
Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved