Usai Dituntut Penjara 1 Tahun 6 Bulan Soal Kasus Vlog 'Idiot', Ahmad Dhani Teriak Kata Ini

Usai menjalani sidang tuntutan, Ahmad Dhani yang dihukum 1 tahun 6 bulan ini teriak 'Prabowo Menang'.

Usai Dituntut Penjara 1 Tahun 6 Bulan Soal Kasus Vlog 'Idiot', Ahmad Dhani Teriak Kata Ini
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
SIDANG TUNTUTAN - Terdakwa kasus video vlog ‘idiot’ Ahmad Dhani saat datang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (23/4) untuk menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntuan oleh JPU. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Jatim Rahmat Hary Basuki menuntut dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ahmad Dhani mengaku dirinya memiliki suara lumayan banyak pada Pileg 2019.

Dia diketahui menjadi Caleg Partai Gerindra Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo.

Hal ini dikatakannya usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, (23/4/2019).

Seakan tak menggubris kasus yang menyangkutnya, Dhani meyakini bakal lolos di Pileg 2019.

Ladeni Pengunjung Foto Bersama, Mulan Jameela Hanya Terdiam Saat Tahu Ahmad Dhani Dituntut 1,5 Tahun

BREAKING NEWS - Ahmad Dhani Dituntut Penjara Selama 1 tahun 6 bulan atas Kasus Video Vlog Idiot

“Lumayan banyak,” ungkapnya hemat.

Lantas ia beranjak ke mobil tahanan Kejati Jatim, sebelum masuk Dhani berteriak pilihannya pada pilpres akan menang.

“Prabowo Menang!!,” teriak Dhani.

Diketahui, Ahmad Dhani dalam kasus vlog ‘idiot’ dinyatakan bersalah dan dituntut selama 1 tahun 6 bulan penjara.

Tuntutan terhadap suami Mulan Jameela ini dibacakan oleh JPU Hari Basuki pada Selasa (23/4/2019).

Menurut jaksa, perbuatan Ahmad Dhani yang memposting video blog atau disebut vlog kasus idiot, dianggap telah memenuhi unsur pidana.

Jelang Sidang Tuntutan Ahmad Dhani, Mulan Jameela Jenguk Sang Suami di Rutan Medaeng

Mulan Jameela-Titiek Soeharto Foto Bareng, Sosok Shafeea Dikomen Adik Ahmad Dhani: Kenapa Sembunyi?

Sebagaimana tertuang dalam pasal 45 ayat 3 jo Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang RI no 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU no 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dalam pertimbangannya, hal yang memberatkan, terdakwa tidak mengaku bersalah atas kasus yang didakwakan kepadanya.

Selain itu, perbuatan terdakwa juga menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan dalam upaya hukum kasasi.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved