Bertugas 27 Jam Hitung Suara, Ketua KPPS Surabaya Sempat Muntah, Meninggal Usai Dirawat di RS 4 Hari

Bertugas 27 Jam Hitung Suara, Ketua KPPS Surabaya Sempat Muntah, Meninggal Usai Dirawat di RS 4 Hari.

Bertugas 27 Jam Hitung Suara, Ketua KPPS Surabaya Sempat Muntah, Meninggal Usai Dirawat di RS 4 Hari
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Suasana Rumah Duka di di Jalan Kapas Madya barat 9 nomor 38 Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sunaryo, Ketua KPPS 13 Kelurahan Kapas Madya, Kecamatan Tambaksari, Surabaya meninggal dunia di RSU Haji Surabaya, Rabu (24/4/2019) pukul 15.00 WIB.

Camat Tambaksari, Ridwan Mubarun mengatakan sehari-harinya Sunaryo merupakan guru olahraga di SDN 5 Ploso, Kecamatan Tambaksari.

"Jadi Pak Sunaryo ini mulai tugasnya sebagai Ketua KPPS pada tanggal 17 April 2019 pukul 07.00 WIB dan baru selesai pada esok harinya yaitu tanggal 18 pukul 10.00 WIB selesai mengantarkan kotak suara ke PPK," kata Ridwan, Rabu (24/4/2019).

Kelelahan Usai Hitung Suara Seharian, Anggota KPPS Madiun Masuk ICU RSUD dr Soedono, Lalu Meninggal

Anggota KPPS Salah Hitung Suara Caleg, Ada 56 TPS di 15 Kecamatan di Malang yang Hitung Ulang

Hamil 7 Bulan, Anggota KPPS di Madiun Keguguran Diduga Kelelahan Saat Tugas Jaga Pemilu 2019

Sakit Usai Hitung Suara, KPPS di Tulungagung Berhalusinasi Dikejar Orang Minta Formulir C1 Hologram

Setelah 27 jam selesai menjalankan tugasnya, Sunaryo pun pulang ke rumahnya di Jalan Kapas Madya barat 9 nomor 38 lalu tidur satu jam.

"Setelah itu ia berangkat ke sekolah, tapi sebentar karena cuma mau melihat jadwal jaga ujian untuk hari Senin, terus pulang lagi tapi sampai di rumah muntah-muntah," ucap Ridwan.

Karena belum membaik, pada malam harinya keluarganya membawa ke RS Soewandi dan setelah diperiksa semuanya normal.

"Tidak ada sakit, cuma dikasih obat dan suruh istirahat pulang saja," lanjut Ridwan.

Keesokan harinya, Jumat (19/4/2019) Sunaryo seharian istirahat di rumah karena memang tidak ada kegiatan dan bertepatan dengan hari libur nasional.

"Tapi pada hari Sabtu (20/4/2019) belum membaik juga akhirnya malam harinya dibawa ke RSU Haji ke IGD," kata Ridwan

"Ceritanya di tenggorokannya banyak dahak, makan sudah tidak enak sakit, setelah dirawat 4 hari, tadi sore meninggal dunia," ucap Ridwan.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved