Pemilu 2019

Kisah Tim Sukses Stres dan Depresi Ditagih Caleg Gagal, 'Berobat' ke Padepokan Anti Galau Albushtomi

Tim sukses depresi dan stres ditagih caleg gagal, 'berobat' ke Padepokan Anti Galau Albushtomi.

Kisah Tim Sukses Stres dan Depresi Ditagih Caleg Gagal, 'Berobat' ke Padepokan Anti Galau Albushtomi
Kompas.com/MUHAMAD SYAHRI ROMDHON
Ustaz Ujang Bushtomi pemilik Padepokan Anti Galau memandikan Mursyid (45) di Waduk Setupatok, Selasa malam (24/4/2019). Mursyid adalah tim sukses calon anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang depresi karena tertekan perolehan suara yang kecil. 

Tim sukses depresi dan stres ditagih caleg gagal, 'berobat' ke Padepokan Anti Galau Albushtomi.

TRIBUNJATIM.COM - Seorang tim sukses dari calon anggota DPRD Kabupaten Cirebon Jawa Barat, Mursyid (45) mengaku mengalami depresi pada Selasa (23/4/2019) malam.

Warga Desa Penpen, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, ini tak kuat terus ditagih caleg mengenai hasil perolehan suara yang di luar prediksi.

Ironisnya, sang caleg yang dimaksud adalah Khaerudin (35), yang tak lain adalah adik kandungnya sendiri.

10 Kisah Caleg yang Gagal di Pemilu 2014, Tarik Buku Tabungan hingga Mengemis di Pinggir Jalan

Khaerudin mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Kabupaten Cirebon dengan nomor urut enam dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Dia mewakili daerah pemilihan tujuh yang meliputi enam kecamatan antara lain: Kecamatan Astanajapura, Beber, Greged, Mundu, Sedong dan Susukan Lebak.

"Saya tim sukses ring satu untuk Caleg PAN Nomor 6 Dapil 7, namanya Khaerudin. Dia adik kandung saya," kata Mursyid kepada sejumlah media.

Dia hanya mendapatkan 567 suara dari jumlah suara yang ditargetkan sebanyak 3.000 suara.

Kisah Tragis Caleg Gagal di Pemilu 2014, Ibu Muda Bunuh Diri di Saung Bambu hingga Jual Ginjal

Anak kedua dari pasangan Basyir (alm) dan Aminah ini menceritakan, tekanan itu diduga terjadi setelah Kherudin memberikan sejumlah nominal uang dan 3.000 butir telur dalam dua buah mobil boks kepada Mursyid.

"Sekarang kalau orang silaturahim nggak ngasih-ngasih kan nggak enak. Sudah ngeganggu waktunya, nggak enak kalau nggak ngasih. Saya bilang, ini sih titipan telur dari adik saya, sedekah aja, doa dan dukungan pilih adik saya ya," kata Mursyid kepada Kompas.com mengingat kata-kata saat dia mengampanyekan adiknya.

Halaman
1234
Editor: Alga Wibisono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved