Serangan Bom di Sri Lanka

Rilis Sebuah Foto, ISIS Klaim sebagai Dalang di Balik Rangkaian Serangan Bom di Sri Lanka

ISIS telah merilis sebuah foto yang menjelaskan bahwa mereka mengklaim menjadi dalang serangan bom Sri Lanka.

Rilis Sebuah Foto, ISIS Klaim sebagai Dalang di Balik Rangkaian Serangan Bom di Sri Lanka
Metro.co.uk
Isis

TRIBUNJATIM.COM - ISIS telah merilis sebuah foto yang menjelaskan bahwa mereka mengklaim menjadi dalang serangan bom Sri Lanka pada Minggu Paskah yang menewaskan 320 orang.

Dilansir TribunJatim.com dari Metro.co.uk pada Rabu (24/4/2019), ulama ekstremis Zahran Hashim diyakini berada di tengah-tengah sebuah potret gambar, yang dikelilingi oleh tujuh pelaku bom bunuh diri.

Hashim telah diidentifikasi sebagai orang yang merencanakan serangan bom.

ISIS rilis foto para pelaku pemboman bunuh diri di Sri Lanka
ISIS rilis foto para pelaku pemboman bunuh diri di Sri Lanka (Metro.co.uk)

Potret gambar itu itu dirilis oleh kantor berita propaganda ISA Amaq.

Kelompok teror yang diciptakan bersama Hashim dikabarkan bernama Abu Ubayda, Abu al-Mukhtar, Abu Khalil, Abu al-Bara'a, Abu Muhammad dan Abu Abdullah.

Tampak dalam potret gambar, mereka semua terlihat berdiri di depan bendera ISIS.

ISIS merilis foto pelaku pemboman bunuh diri di Sri Lanka
ISIS merilis foto pelaku pemboman bunuh diri di Sri Lanka (Metro.co.uk)

Sebelumnya, ISIS mengklaim, Amaq adalah pencipta gagasan dari serangan bom Sri Lanka dan menyebut Amaq sebagai ‘karya pejuang Negara Islam’.

Ini terjadi setelah Menteri Pertahanan Negara, Ruwan Wijewardene, mengatakan kepada parlemen bahwa penyelidikan awal telah mengungkapkan bahwa apa yang terjadi di Sri Lanka adalah serangan balas dendam atas pembantaian di Christchurch, Selandia Baru.

3 Kisah Korban Bom di Sri Lanka, Sempat Unggah Foto Makan Bersama Keluarga hingga Baru 8 Hari Nikah

Jokowi & Para Pemimpin Dunia Turut Mengutuk Aksi Pengeboman di Sri Lanka: Indonesia Mengecam

Dikabarkan, 50 orang tewas dalam serangan penembakan di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru pada 15 Maret 2019 lalu.

Kantor perdana menteri Selandia Baru mengatakan, dia mengetahui komentar yang mengaitkan pemboman Minggu Paskah Sri Lanka dengan serangan masjid di Christchurch.

Halaman
12
Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Dwi Prastika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved