Hadapi Musim Kemarau, Pemprov Jawa Timur Akan Siapkan Anggaran dan Truk Tangki Air

Hadapi musim kemarau, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menyiapkan anggaran dan kesiapan armada truk tangki air.

Hadapi Musim Kemarau, Pemprov Jawa Timur Akan Siapkan Anggaran dan Truk Tangki Air
(Surya/Rahadian bagus)
Waduk Saradan Madiun kering akibat kemarau. warga ramai-ramai mencari ikan 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM. COM, SIDOARJO - Hadapi musim kemarau, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menyiapkan anggaran dan kesiapan armada truk tangki air.

Wakil Gubernur, Emil Elestianto Dardak mengatakan Jawa Timur sendiri sudah memiliki sistem dimana tiap kabupaten kota dapat memetakan titik mana saja yang rawan kekeringan.

"Dan solusi mengatasi titik rawan kekeringan tidak lain adalah dengan distribusi air menggunakan mobil tangki. Nah ini yang kemudian kita pastikan ketersediaan armada truk tangki ketika menghadapi kekeringan tersebut," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (24/4/2019).

Ia mengakui memang armada truk tangki tidak semuanya mencukupi.

"Nanti kita atur. Kita akan bekerjasama dengan penyedia atau PDAM yang berada di titik rawan kekeringan yang memiliki truk tangki air," tambahnya kepada Tribunjatim.com.

Ia menjelaskan pihaknya masih belum memperoleh data terbaru titik rawan kekeringan di Jawa Timur dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Kita masih belum bisa menjawab titik mana saja yang rawan kekeringan karena tentunya menunggu update data dari BMKG. Tapi kelihatannya ada sedikit pengurangan titik rawan kekeringan di Jawa Timur," jelasnya.

Emil mengatakan saat ini akan fokus menyiapkan anggaran. Untuk alokasi dana tanggap darurat bencana.

Intip Aksi Polwan Cantik di Kota Malang, Saat Melayani Wajib Pajak Kendaraan

Update Pagi ini, Situng KPU : Jokowi-Maruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Jessica Milla dan Al Ghazali Lagi Kasmaran

"Kita pastikan penyiapan anggaran termasuk biaya tak terduga. Dimana dapat dialokasikan untuk kekeringan dalam konteks tanggap darurat bencana kekeringan," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Namun sayang, ia enggan memerinci jumlah anggaran yang akan disiapkan.

"Nanti dulu. Karena data wilayah titik rawan kekeringan juga belum update," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved