Kapolres Sidoarjo : Produksi Hoaks Demi Harta, Tahta, dan Wanita

dosen teknik informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) saat menjadi pemateri diskusi bertajuk Tangkal Hoaks di Era Industri 4.0 di Fave

Kapolres Sidoarjo : Produksi Hoaks Demi Harta, Tahta, dan Wanita
M Taufik/Surya
Suasana diskusi Tangkal Hoaks di Era Industri 4.0 yang digelar Forwas di Fave Hotel Sidoarjo, Rabu (24/4/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Hoaks atau berita bohong diproduksi dengan beberapa tujuan. Bisa diringkas, tujuan pembuatan hoaks adalah harta, tahta, dan wanita.

Demikian diungkapkan Surya Winata, dosen teknik informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) saat menjadi pemateri diskusi bertajuk Tangkal Hoaks di Era Industri 4.0 di Fave Hotel Sidoarjo, Rabu (24/4/2019).

Untuk tujuan harta, jelas banyak pelaku pembuat dan penyebar hoaks yang tujuan utamanya meraup banyak keuntungan. Sedangkan tahta, dicontohkannya pelaku produksi hoaks yang direkrut atau berafiliasi dengan calon tertentu untuk memenangkan pertarungan.

"Untuk tujuan wanita, saya belum dapat contohnya," ujar Surya Winata di acara seminar yang digelar oleh Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) tersebut.

Namun tak lama berselang, contoh itu ditunjukkan oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho yang juga menjadi pembicara di acara ini.

"Untuk tujuan wanita, contohnya sudah ada. Misalnya ingin merebut hati seorang wanita, kemudian diserang atau diancam dengan hoaks berupa gambar tidak senonoh, imformasi bohong tentang pria saingannya, dan sebagainya," ujar Kombes Pol Zain Dwi Nugroho kepada Tribunjatim.com.

Update Pagi ini, Situng KPU : Jokowi-Maruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Grand Launching Jersey Persebaya Musim 2019, Persebaya Gandeng Desaigner Asli Surabaya

Viral di Medsos, Kepala Dindik Surabaya Benarkan Siswa Marah & Tendang Guru, Namun Itu Kasus Berbeda

Mantan ajudan Kapolri Jendral Tito Karnavian ini juga menyebut bahwa memang ada kepuasan menyebarkan pertama kali bagi seseorang. Padahal ini berbahaya karena yang pertama menyebarkan itu yang jadi tersangka.

Saat ini polisi jadi bemper terakhir untuk penegakan Hoaks.

"Sidoarjo ada Delta siap. Siapapun bisa melapor 24 jam dan direspon. Tidak perlu datang ke polres langsung jika tahu ada hoaks atau menjadi korban hoaks," kata Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Dirinya menyarankan sejumlah antisipasi. Pertama, harus lebih bijak menggunakan media sosial maupun media elektronik. Setiap menerima berita, dan meragukan, harus dicek. Dicek ke orang yang bisa dipercaya dan terkait dengan info tersebut. Jangan sampai ditelan mentah.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved