Kelompok Tani Pacet Belajar Mengolah Bawang Merah Menjadi Aneka Olahan Kue di Universitas Brawijaya

Membuat olahan kue dari bawang merah bersama poktan Pacet di Universitas Brawijaya Malang.

Kelompok Tani Pacet Belajar Mengolah Bawang Merah Menjadi Aneka Olahan Kue di Universitas Brawijaya
SURYAMALANG.COM/SYLVIANITA WIDYAWATI
Ibu-ibu anggota poktan bawang merah ke Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Malang belajar pembuatan kue dengan varian bawang merah, Rabu (24/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bawang merah ternyata bisa jadi bahan olahan kue. Ini setelah 12 anggota kelompok tani (poktan) Pacet, Kabupaten Mojokerto belajar di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya Malang.

Mereka belajar pembuatan aneka kue dengan varian bawang merah ke Chef Hendro dari Unit Food Production Training Centre (FPTC) FTP, Selasa (23/4/2019) lalu.

"Kami mencoba mengolah bawang merah menjadi aneka kue lebaran ataupun teman minum teh seperti roll cake, bagellen hingga soes kering," jelas Chef Hendro.

Berkat Ide Limbah Botol Jadi Pengganti Batu Bata, SMKN 6 Kota Malang Raih Penghargaan Internasional

Gelar Pemungutan Suara Ulang, KPU Kota Malang Siagakan Petugas Kesehatan di Lima Kantor Kecamatan

Dikatakan, proses pembuatan kuenya sama. Namun kali ini mengunakan bawang merah sebagai variasi. Jika biasanya rollcake manis, dengan memakai bawang merah jafi gurih dan lezat.

Untuk rollcake, bawang merah dipakai topping setelah dicampur dengan krim dan abon.

Agar selaras dengan toping, maka kuenya juga diberi bawang merah. Bawang merah dipakai sebagai topping pada produk bagellen (sejenis roti kering) dan soes kering.

Ketua kegiatan, Dr Widya Dwi Rukmi Putri STP MP menjelaskan, kedatangan anggota poktan sebagai tindak lanjut dari kegiatan pelatihan pengolahan bawang merah. Ini merupakan program Doktor Mengabdi LPPM UB 2018 lalu.

Sajikan Bolu Ikan Nila, Dua Siswa SMKN 1 Batu Sabet Juara Dua Lomba Kreasi Makanan Tingkat Provinsi

Korban Pelecehan Seksual di Malang Melapor ke Polisi Malah Ditolak, Disebut Buktinya Kurang Kuat

"Pengolahan aneka kue dengan menggunakan bawang merah agar bisa meningkatkan meningkatkan nilai ekonominya," jelas Widya. Ini khususnya buat bawang merah ukuran kecil yang tentunya harga pasarnya lebih murah.

Sehingga diharapkan pasca pelatihan, bawang merah kecil bisa dimanfaatkan sebagai bahan olahan kue. Ny Sholikah, anggota poktan yang ikut pelatihan merasa senang karena bawang merah tak hanya bisa jadi bawang merah goreng.

"Ini bisa jadi kue khas daerah kami," kata Sholikah. Dijelaskan dia, wawasan peserta yang datang jadi bertambah karena bawang merah bisa juga jadi kudapan. "Baru kali ini saya membuat rollcake bawang merah dan ternyata rasanya lumayan enak," ujarnya.

(Sylvianita Widyawati)

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved