Berkas Kasus Ujaran Kebencian Gus Nur Dilimpah, Kasusnya Segera Disidang

Tersangka kasus dugaan ujaran kebencian Sugi Nur Raharja alias Gus Nur tak lama lagi akan duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Surabaya.

Berkas Kasus Ujaran Kebencian Gus Nur Dilimpah, Kasusnya Segera Disidang
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Gus Nur (kanan) bersama kuasa hukumnya saat menyelesaikan administrasi di Kejari Surabaya, atas pelimpahan kasus dugaan ujaran kebencian, Selasa, (19/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tersangka kasus dugaan ujaran kebencian Sugi Nur Raharja alias Gus Nur tak lama lagi akan duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Surabaya.

Hal ini dipastikan dengan dilimpahkannya berkas kasus tersebut ke PN Surabaya.

"Berkasnya telah dilimpahkan pada Kamis, (25/4/2019) kemarin. Jadi tinggal menunggu penetapan majelis hakim dan jadwal sidangnya," kata Kepala Kejati Jatim, Sunarta, Jumat, (26/4/2019).

Adapun JPU yang bertugas nantinya gabungan dari Kejari dan Kejati. Sedangkan perihal pengamanan nantinya Kajati telah menyiapkan keamanan.

"Bukan mengamankan dia tapi mengamankan Pengadilan karena dia kan punya massa, tapi Sugi ini tidak ditahan karena ketentuan pasalnya tak mengharuskan tersangka ditahan," terangnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Gus Nur, Andry Ermawan mengaku dalam sidang Gus Nur nantinya ada sebanyak 20 orang kuasa hukum yang mendampingi sidangnya.

Ramadan, Unggah Foto di Medsos Dapat Menu Gratis Hotel Fave Sidoarjo

Gubernur Jatim Khofifah Diperiksa Penyidik KPK Selama 4 Jam, Status Sang Gubernur Masih Saksi

Catat, Inilah Serangkaian Uji Coba Persebaya Sebelum Liga 1 2019

“Ada dua puluh kuasa hukum yang akan dampingi Gus Nur,” tegas Andry beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui kasus yang menyeret nama Sugi Nur Raharja alias Gus Nur ini terjadi saat anggota Forum Pembela Kader Muda NU, Kamis (13/9/2018) melaporkan Sugi ke Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim dengan dugaan menghina NU dan Banser di dalam video berdurasi satu menit 26 detik yang diunggah di media sosial.

 Hingga pada Kamis (22/11/2018), Polda Jatim akhirnya menetapkan sebagai tersangka. Sugi di jerat dengan Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 Undang-undang Nomor 19 tahun tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved