Pengawas Pemilu 2019 di Kabupaten Gresik Alami Kecelakaan saat Kawal Pemilihan, Patah Tulang Tangan

Ainur Rofiq Fuad (33), petugas Pengawas Pemilu 2019 Desa/Kelurahan (PPDK) Metatu, Kecamatan Benjeng, mengalami kecelakaan saat mengawal Pemilu.

Pengawas Pemilu 2019 di Kabupaten Gresik Alami Kecelakaan saat Kawal Pemilihan, Patah Tulang Tangan
Ilustrasi kecelakaan 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Ainur Rofiq Fuad (33), petugas Pengawas Pemilu 2019 Desa/Kelurahan (PPDK) Metatu, Kecamatan Benjeng, mengalami kecelakaan di jalan raya ketika mengawal pemilihan umum.

Akibatnya, pergelangan tangan kanan Ainur Rofiq Fuad mengalami patah tulang.

Ainur Rofiq yang sehari-hari bekerja menjadi guru swasta dan menjadi PPDK, menjalankan tugas sesuai amanah yang diembannya.

Sehingga, pada malam hari tenang, Ainur mengawasi pembuatan tempat pemungutan suara (TPS) hingga larut malam pukul 20.30 WIB.

Terungkap Sebab Meninggalnya Pengawas TPS di Lamongan, Pihak RS Sebut Soal Virus & Muntah Kehitaman

Linmas yang Meninggal Jaga Kotak Suara di Tulungagung Merawat Seorang Anak Sendirian, Istrinya Pergi

Pengawasan persiapan pembuatan TPS dan pembersihan alat peraga kampanye (APK) pada hari tenang malam pencoblosan terus dilakukan oleh Ainur bersama dengan PPDK dan Pengawas TPS.

"Naasnya, pada saat perjalanan menuju TPS 12 mengalami kecelakaan di daerah perbatasan Desa Metatu dengan dusun Purworejo," kata Hadi Setiawan, Sekretaris Desa Metatu, Kamis (25/4/2019).

Setelah kecelakaan tersebut, Ainur dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan luka yang dialaminya. Ternyata luka patah tulang, sehingga tangan kanannya diperban sampai sembuh.

"Akibat dari kecelakaan itu, korban mengalami patah tulang pada bagian pergelangan tangan kanan. Sehingga sampai saat ini masih diperban," imbuhnya.

Pekerjaannya sebagai guru, mengakibatkan pasangan muda yang baru menikah satu bulan ini tidak bisa mendapatkan honor, sehingga harus hidup sederhana bersama orang tua dan istri tercintanya.

"Kerjanya sebagai guru di sekolah swasta. Ainur juga baru nikah sebulan sebelum coblosan 17 April kemarin," imbuhnya.

Sementara Panwaslu Kecamatan Benjeng Abdul Ghofar mengatakan bahwa Ainur mengalami kecelakaan terjatuh di jalan raya pada malam pencoblosan 17 April 2019.

"Saat itu, Ainur bersama Pengawas TPS untuk memantau persiapan pembuatan TPS, ternyata saat di jalan raya mengalami kecelakaan," kata Ghofar.

(ugy/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved