Breaking News:

Perayaan Paskah Yayasan Pondok Kasih Surabaya, Lakukan Ibadah Vertikal dan Acara Sosial Horizontal

Perayaan Paskah yang diselenggarakan oleh Yayasan Pondok Kasih di gedung Convention Hall, Jalan Arif Rahman Hakim.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Melia Luthfi Husnika
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Perayaan Paskah oleh Pondok Yayasan Kasih di Gedung Convention Hall, Surabaya, Kamis (25/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perayaan Paskah yang diselenggarakan oleh Yayasan Pondok Kasih di gedung Convention Hall, Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya, Kamis (25/4/2019).

Gelaran perayaan Paskah tersebut berlangsung dengan damai dan sejuk.

Sebelumnya, acara koferensi pers perayaan Paskah oleh Yayasan Pondok Kasih Telah di gelar, Rabu kemarin (24/4/2019) di Boncafe, Surabaya.

Rayakan Paskah, Shangri-La Hotel Surabaya Ajak Anak-Anak Membuat World Of Candy Cake

Meriahkan Paskah, Director Food and Beverage Shangri-La Hotel Surabaya Tampil Bak Willy Wonka

Hana Amalia Vandayani selaku Ketua Umum Yayasan Pondok Kasih, mengatakan, Yayasan Pondok Kasih tidak hanya melakukan acara ritual spritual secara vertikal tetapi juga ritual sosial secara horizontal.

"Karena Nilai utama dari Paskah yang ingin kami teladani melalui pengorbanan Kristus adalah kasih tanpa syarat, kerelaan berkorban demi terjadinya rekonsiliasi, perdamaian, dan solidaritas tanpa batas," ungkpanya.

Lebih lanjut, Hana menjelaskan dalam setiap perayaan Paskah mereka mau menerapkan dan berbagi nilai-nilai luhur tersebut dengan sesama, terutama bagi mereka yang miskin dan terabaikan.

52 Orang Tewas dalam Ledakan di Gereja dan Hotel di Sri Lanka Saat Paskah

"Untuk itu kami akan melakukan bakti sosial dan akan membagikan paket sembako bagi 2.500 orang kaum dhuafa dari berbagai sudut Kota Surabaya dan sekitarnya, yang telah kami peroleh dari solidaritas saudara-saudara kita dari berbagai agama," kata Hana pada TribunJatim.com.

Hana juga menjelaskan Yayasan mendapat beberapa pemberian seperti dari Umat Buddha 2.5 ton beras, dari Umat Konghuchu 1 ton beras, makanan, minuman dan berbagai bantuan - bantuan lain.

"Kami telah terima dari gereja-gereja, pengusaha, dan dukungan moral dari pemerintah dan tokoh-tokoh agama," tuturnya.

Hana juga menjelaskan, acara Paskah kali ini merupakan momen istimewa untuk lebih mengeratkan kembali tali silaturahmi, tanpa membedakan agama, golongan, kelompok maupun partai.

Melainkan bersama menghadirkan suasana damai di tengah-tengah bangsa, terutama Pasca Pemilu 2019 yang masih menyisakan riak - riak pro dan kontra yang masih terasa di tengah-tengah masyarakat.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved