Ahok Angkat Bicara Terkait Banjir Kiriman dari Sungai Ciliwung Melanda Wilayah Jakarta

Ahok Angkat Bicara Terkait Banjir Kiriman Dari Sungai Ciliwung Melanda Wilayah Jakarta

Ahok Angkat Bicara Terkait Banjir Kiriman dari Sungai Ciliwung Melanda Wilayah Jakarta
Tribun Jateng
Basuki Tjahaja Purnama 

TRIBUNJATIM.COM - Basuki Thahaja Purnama (BTP) atau yang dikenal sebagai Ahok akhirnya angkat suara dan menanggapi peristiwa banjir Sungai Ciliwung.

Dilansir dari Tribunjakarta.com banjir yang terjadi sejak Jumat hingga Sabtu pagi ini disebabkan oleh air  kiriman dari wilayah Bogor yang meluap dari Sungai Ciliwung, Sungai Angke, dan Sungai Krukut.

Basuki Tjahaja Purnama mengomentari postingan dari Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui akun Twitter resmi @basuki_btp.

Dalam video yang diunggah oleh Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, tampak sampah mengalir dari sisi kiri jembatan.

“Sampah banyak yang dihanyutkan Sungai Ciliwung dari bagian hulu dan tengah pagi ini. Kondisi tinggi muka air di Kalibata pagi ini,” tulis Sutopo Purwo Nugroho dalam Twitternya @Sutopo_PN, Kamis (25/4/2019).

Banjir Luapan Sungai di Lamongan Masih Terjadi, Rendam Ribuan Rumah di 5 Kecamatan, Warga Bertahan

Melihat video tersebut, Ahok akhirnya menanggapi dan memberikan imbauan kepada warga Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI) Jakarta agar tidak membuang sampah sembarangan dan waspada terhadap banjir.

“Kepada warga DKI, harap waspada terhadap banjir. Mari fokus untuk membantu para korban banjir. Dan jangan membuang sampah sembarangan’” tulis Ahok dalam akun Twitternya @basuki_btp, Jumat (26/4/2019).

Dilansir dari Tribunjakarta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencata, sekitar 37 titik banjir di wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (27/4/2019) pagi tadi pukul 06.00 WIB.

Menurut situs resmi BPBD, terdapat 37 titik banjir diantaranya 14 titik di wilayah Jakarta Selatan dan 21 titik di wilayah Jakarta Timur serta 2 titik di wilayah Jakarta Barat.

Sementara, daerah Jakarta Selatan yang masih terkena dampak banjir yaitu di Kelurahan Pengadegan RW 001, Kel Rawajati RW 001, 003, 007, Kel Pejaten Timur RW 005, 006, 007, 008, Kel Kebon Baru RW 010, Kel Bangka RW 002, Kel Petogogan RW 002, Kel Pondok Pinang RW 005, 008, dan Kel Pondok Labu RW 003 dengan ketinggian banjir antara 10 cm hingga 220 cm.

Sedangkan, untuk wilayah Jakarta Timur, tepatnya di Kel Cawang RW 001, 002, 003, 005, 008, 012, Kel Kampung Melayu RW 004, 005, 006, 007, 008, Kel Bidara Cina RW 004, 005, 006, 007, 011, 012, 014, 015, 016 dan Kel Kebon Manggis RW 004 dengan ketinggian banjir berkisar antara 10 cm-225 cm.

Pada Jumat malam kemarin, jumlah titik banjir hanya 18 titik, namun saat ini semakin bertambah bila dibandingkan dengan hari kemarin.

Untuk diketahui, jumlah pengungsi yang terkena dampak akibat banjir hingga pagi ini berjumlah 2.370 warga Jakarta Timur yang tersebar di 15 wilayah pengungsian.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul 37 Titik di Jakarta Sabtu Pagi Masih Direndam Banjir: Paling Banyak di Jakarta Timur 

Penulis: Elma Gloria Stevani
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved