DLH Tuban dan Ecoton Soroti Sampah Popok di Pantai Tuban, 80 Drop Box Lebih Disiapkan

DLH Tuban dan Ecoton Jatim menyoroti secara serius perihal sampah popok di Pantai Tuban. 80 drop box pun disiapkan untuk tampung sampah.

DLH Tuban dan Ecoton Soroti Sampah Popok di Pantai Tuban, 80 Drop Box Lebih Disiapkan
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Tim evakuasi dari Ecoton mengais popok yang nyangkut di pinggiran jembatan Karang Pilang, Surabaya, Selasa (11/7/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Sampah popok di Kabupaten Tuban tampaknya menjadi masalah serius bagi Pemerintah setempat.

Sampah semacam garmen itu mudah ditemukan di beberapa titik yang ada di kawasan pantai setempat, utamanya di pantai perkotaan.

Keberadaan sampah popok itupun disebut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menjadi perhatian Ecological Observation and Wetlands Observation (Ecoton) Jatim.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tuban, Bambang Irawan mengatakan, sampah popok memang menjadi perhatian serius.

DLHK Sidoarjo Janji Segera Benahi Tanah di Taman Abhirupa Krian yang Becek, Beri Pasir dan Rumput

Cara Gubernur Khofifah Atas Sampah Popok di Sungai, Bakal Pasang CCTV Untuk Ikut Pantau Kali

Organisasi Ecoton Jatim juga menyoroti sampah popok tersebut.

"Pantai Tuban disorot Ecoton terkait keberadaan sampah popok," ujar Bambang, Jumat (26/4/2019).

Keberadaan sampah popok juga membuat pemkab harus memberikan perhatian serius, termasuk dalam bentuk program.

Sebab, sampah popok sulit terurai dan berbahaya bagi lingkungan juga.

Dinas terkait mengakui telah menyediakan 80 drop box lebih, untuk menampung sampah popok di pantai.

"Drop box kita tempatkan di beberapa lokasi untuk menampung sampah popok, kita fokuskan di titik pantai wilayah Kecamatan Kota dulu, setelah itu akan ada pengembangan," terangnya.

Apresiasi Pemasangan CCTV Pantau Limbah Popok, WALHI Jatim Ingatkan Gubernur Jatim Khofifah ini

Keterbatasan Anggaran, DLH Kota Blitar Tak Menambah Tenaga Kebersihan Tahun ini

Mantan Sekretaris DLH itu menerangkan, setiap hari petugas akan keliling untuk mengambil sampah popok yang berada di drop box.

Sampah popok yang telah diambil nantinya akan dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA), dipisah dengan sampai lainnya.

Sampah popok akan dikelola sebagai media tanam karena bisa menyerap air dengan baik.

"Sampah popok ada penanganannya sendiri, dibedakan dengan sampah lain, kita imbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarang, khususnya sampah popok bayi," pungkasnya. (Surya/M Sudarsono)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved