Eka Kurniasari Jualan Bunga dari Kota ke Kota, Bisa Wisata Sekaligus dapat Duit, Ini Kisahnya

Kisah Eka Kurniasari yang jualan bunga dari kota ke kota. Mencari uang sekaligus wisata.

Eka Kurniasari Jualan Bunga dari Kota ke Kota, Bisa Wisata Sekaligus dapat Duit, Ini Kisahnya
TRIBUNJATIM.COM/HEFTY SUUD
Bersama pelapak lainnya, Eka Kurniasari (32) menata buket bunga jualannya di kanan gerbang masuk Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (27/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di depan Hotel Shangri-La Surabaya hari ini, Sabtu (27/4/2019), Anda akan mendapati pemandangan beberapa pedagang bunga sedang membuka lapaknya di sana untuk memeriahkan acara wisuda salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya.

Para wisudawan perguruan tinggi swasta tampaknya baru memasuki tempat acara wisuda pada pukul 10.00, tetapi para pelapak bunga mempersiapkan buket cantiknya bahkan sejak dini hari.

Eka Kurniasari adalah satu dari sekian banyak pedagang bunya yang melapak di depan Hotel Shangri-La Surabaya. Ia mengaku sudah berangkat dari Yogyakarta sejak kemarin, Jumat (26/4/2019), tepatnya pukul 8 malam.

Rayakan Paskah, Shangri-La Hotel Surabaya Ajak Anak-Anak Membuat World Of Candy Cake

Meriahkan Paskah, Director Food and Beverage Shangri-La Hotel Surabaya Tampil Bak Willy Wonka

Berangkat naik kereta bersama sang suami, ia membawa bung-bunga yang akan dijualnya di dalam tas ransel atau gulungan kardus. Buket-buket bunga besar, ia masukkan dalam tas spanduk berukuran besar.

"Saya berangkat dari Yogyakarta jam 8 malam. Sampai Surabaya dini hari, sekitar setengah dua kayaknya. Pokoknya jam dua pagi saya sudah sampai di sini (depan Hotel Shangri-La Surabaya)," ujar Eka.

Sesampainya di lokasi berjualan, kegiatan yang dilakukan Eka adalah mempersiapkan bunga dagangannya. Merapikan buket, memberi air bunga-bunganya supaya tidak layu, dan tentunya menentukan area lapak.

Berjualan bunga dari satu kota ke kota lainnya, diakui Eka sudah menjadi rutinitasnya. Sebab, ia tak punya toko tetap untuk menaruh barang jualannya itu.

Rayakan Paskah, Shangri-La Hotel Surabaya Sulap Jamoo Restaurant dengan Tema Chocolate Factory

"Saya sudah jualan dari tahun 2012. Kalau melapak di Shangri-La ya sudah sering rasanya. Setiap ada wisuda di Yogya, Surabaya, atau Jakarta, saya mesti ikut, berangkat melapak," ujar perempuan 32 tahun itu.

Berjualan bunga secara berpindah tempat, diakui Eka sebagai kegiatan yang asyik, berwisata sekaligus menghasilkan duit. Bertemu dengan banyak karakter orang (pembelinya), bagi Eka juga merupakan hal yang seru dan bermanfaat.

"Cuma kalau jualan gini tantangannya itu ya saingan, penjuak bunga lainnya. Belum lagi nanti kalau ada satpol PP, ini saya sampai punya trauma," papar Eka.

Ia bercerita, dagangannya pernah diangkut bersih oleh petugas satpol PP saat berjualan di Jakarta. Hal itu membuatnya trauma dan lebih berhati-hati saat membuka lapak.

Hari ini, beberapa buket bunganya tampak sudah dijajar rapi sebelah kanan gerbang masuk Hotel Shangri-la. Beberapa lainnya diletakkanya pinggiran got besar.

Dari tempatnya melapak menuju pinggiran got besar itu, ia harus berjalan di atas balok kayu berukuran sekitar 20 centimeter.

"Kalau pinggiran got besar itu kan masih jadi satu dengan bangunan hotel, jadi aman kalau ada satpol PP, buat jaga-jaga saja," tukasnya.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved