Rumah Politik Jatim

Polres Tuban Periksa Kos-kosan Antisipasi Pihak yang Ingin Ganggu Pleno KPU

Kepolisian Polres Tuban terus memetakan tingkat kerawanan memasuki pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kabupaten.

Polres Tuban Periksa Kos-kosan Antisipasi Pihak yang Ingin Ganggu Pleno KPU
SURYA/MOCHAMMAD SUDARSONO
Kabag Ops Polres Tuban, Kompol Ngadi mengungkap potensi adanya pihak yang akan menganggu pleno rekapitulasi di KPU Kabupaten, seusai razia kost-kostan, Jumat (26/5/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN -  Kepolisian Polres Tuban terus memetakan tingkat kerawanan memasuki pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kabupaten.

Rencananya, pleno tingkat KPU Kabupaten akan dilakukan 30 April dan ditarget bisa selesai 7 Mei sesuai jadwal yang ditentukan.

Polisi mendeteksi ada pihak yang tidak bertanggung jawab ingin membuat gaduh atau mengacaukan pleno rekapitulasi tersebut.

Hal itu disampaikan Kabag Ops Polres Tuban, Kompol Ngadi saat menggelar razia kost-kostan guna mendeteksi keberadaan orang asing di sekitar kantor KPU.

(Angka Partisipasi Masyarakat saat PSU di TPS 28 Rungkut Menanggal Turun Dibandingkan Pemilu 17 April)

(KPU Gelar Rapat Pleno DPTB, Pastikan Hak Pilih Waga Luar Domisili Kabupaten Malang Terjamin)

"Informasi intelejen ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ingin mengganggu proses pleno di KPU," Kata Ngadi kepada wartawan, Jumat (26/4/2019).

Menurutnya, informasi tersebut diyakini kuat dengan adanya beberapa indikasi hasil pemetaan tim intelIjen Polres Tuban.

Oleh karena itu Polres terus memantau perkembangan keberadaan orang asing yang mencurigakan, termasuk di tingkat kecamatan juga.

Namun secara intensif, pasukannya lebih fokus di wilayah sekitar kantor KPU, utamanya jalan Pramuka dan lingkungan sekitarnya.

"Indikasinya ada pihak yang akan menganggu proses pleno di KPU, makanya kita antisipasi dengan menggelar operasi kost-kostan dan ops lainnya. Siapa pihak yang mau mengganggu kita rahasiakan, yang jelas indikasi itu ada," Pungkasnya.

Reporter: Surya, Mochamad Sudarsono

(Gelar Pleno DPTHP-2, Bawaslu Kota Surabaya Bahas DPT Di Panti Jompo Hingga Rumah Sakit Jiwa)

(Usai Amankan Rekapitulasi Suara PPK Sukodadi Lamongan, Babinsa Koramil Tumbang, Dibawa ke Puskesmas)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved