Chika Rezza Ditasbihkan Jadi Kartini Gowes usai Menangkan Banyuwangi Womens Cycling Challenge 2019

Banyuwangi Women's Cycling Challenge 2019 yang dihelat dalam rangka peringatan Hari Kartini, menasbihkan Chika Rezza sebagai 'Kartini Gowes'.

Penulis: Haorrahman | Editor: Dwi Prastika
SURYA/HAORRAHMAN
Banyuwangi Womens Cycling Challenge 2019 yang dihelat dalam rangka peringatan Hari Kartini, menasbihkan Chika Rezza sebagai 'Kartini Gowes', Sabtu (27/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Banyuwangi Womens Cycling Challenge 2019 yang dihelat dalam rangka peringatan Hari Kartini, menasbihkan Chika Rezza sebagai 'Kartini Gowes'.

Pebalap dari Puslatda Jawa Timur itu, berhasil menjadi pemenang setelah menaklukkan rute sejauh 70,9 KM dengan catatan waktu 36 menit 14 detik.

Perempuan kelahiran Malang, 21 Desember 2000 tersebut, langsung memimpin pada kilometer pertama sesaat setelah dilepas dari depan Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi.

Ia terus memacu pedalnya hingga memasuki garis finis pertama di rest area Jambu, Licin.

Ratusan Perempuan Penggemar Sepeda Jelajah Lereng Gunung Ijen di Women Cycling Challenge Banyuwangi

Hasil Barcelona Vs Levante, Satu Gol Lionel Messi Antarkan Barcelona Jadi Kampiun La Liga Spanyol

"Paling berat beberapa kilometer jelang finis. Selain tanjakan, tenaga juga lumayan terkuras," ungkapnya saat ditemui menjelang awarding di Taman Terakota Ijen, Sabtu (27/4/2019).

Terjun di kelas Women Elite pada Challenge Ride, Chika berhasil menyingkirkan 32 pebalap lainnya di kelas yang sama.

Ia mendahului Nurul Izza dari Malang dan Puspa Wardani dari Solo.

Keduanya finis di urutan kedua dan ketiga.

Warga Mengaku Merinding Lewat Warung Lokasi Pembunuhan dan Mutilasi Budi Hartanto di Kediri

Chika berhasil keluar juara meski baru pertama kalinya menjajal rute di seputar lereng Ijen tersebut.

Gadis yang sejak usia 3 tahun menggeluti olahraga balap sepeda itu, mengaku banyak berlatih di Kota Malang.

"Meski belum pernah menjajal trek ini, tapi saya termotivasi untuk juara di rumah sendiri. Kebetulan orang tua saya dari Sumberberas, Muncar (Banyuwangi)," terang pebalap yang sedang mempersiapkan untuk PON mendatang itu.

Festival Kebaya 2019 Bangun Jejaring Desainer Banyuwangi dan Industri Fashion Nasional

Sementara itu, salah satu pembalap asal Surabaya, Celine Cecilia, mengatakan, kompetisi ini berlangsung seru.

Dia sengaja mengikuti kompetisi karena rasa penasaran ingin menjajal trek Banyuwangi.

"Rutenya asyik, setelah flat lalu menanjak melintasi lereng Ijen. Menyenangkan," ujar Celine yang kali ini ikut kategori 30-39 tahun.

Banyuwangi Women's Cycling Challenge ini diikuti oleh ratusan pesepeda dari berbagai kota di Indonesia.

Mereka terbagi dalam tiga kelas, Challenge Ride, Fun Ride dan Kebaya Ride. (Surya/Haorrahman)

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved