Pakai Gaun Batik, Siswa TK Bright Kiddie Pratama Tampil bak Model Haute Couture Rayakan Kartini

Merayakan Hari Kartini, Sekolah Bright Kiddie Pratama mengadakan acara bertajuk Semangat Sahabat Kartini, Minggu (28/4/2019).

Pakai Gaun Batik, Siswa TK Bright Kiddie Pratama Tampil bak Model Haute Couture Rayakan Kartini
TRIBUNJATIM.COM/HEFTY SUUD
Kimberly Clairine, tampil bak model haute couture dalam panggung fashion show acara Semangat Sahabat Kartini, Bright Kiddie Pratama di Pakuwon Mall Surabaya, Minggu (28/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Merayakan Hari Kartini, Sekolah Bright Kiddie Pratama mengadakan acara bertajuk Semangat Sahabat Kartini, Minggu (28/4/2019).

Bertempat di Atrium B1 Pakuwon Mall Surabaya, acara tersebut tampak didominasi dengan tema batik. Salah satunya, ada kegiatan fashion show batik untuk siswa TK B Bright Kiddie Pratama.

Astri Ramadani, ketua acara Semangat Sahabat Kartini PG/TK Bright Kiddie Pratama mengatakan, dalam fashion show itu, anak-anak dan orangtua dibebaskan untuk berkreasi dalam model busana yang akan mereka kenakan.

Dalam fashion show tersebut, salah satu siswa TK B Bright Kiddie tampil cantik nan berbeda. Mengenakan kain batik bermotif emas, Kimberly Clairine (6,5) bak model haute couture.

(Rayakan Hari Kartini, PG/TK Bright Kiddie Pratama Ajak Orangtua dan Anak Mewarnai Batik Bersama)

(Peringati Hari Buku Sedunia, Komunitas Kumpul Dongeng Gelar Literasi Kinestetik Anak Usia Dini)

Tetty Astriani, ibunda Kimberly mengatakan, busana yang dipakai putrinya sudah dipersiapkan sejak satu minggu sebelum hari H.

Punya ketertarikan yang sama dalam hal fashion, disebut Tetty membuatnya serius mempersiapkan fashion show pertama putri keduanya itu.

"Dresscode fashion shownya kan batik, cuma karena saya tertarik dengan fashion, jadi saya maksimalkan persiapannya. Juga karena anaknya suka fashion juga, jadi dia dipakein macem-macem nggak rewel, malah senang dia," ujar Tetty.

Busana yang dipakai Kimberli tampak didominasi bahan kain batik berwarna keemasan.

Mulai dari mini dress dengan detail kerut yang pas di badannya, bagian ekor dress, juga bentuk bunga mawar besar yang ada di pinggangnya.

Busana Kimberly itu pun, tampil maksimal dengan adanya headpiece berbentuk bunga mawar besar dari kain batik berwarna emas yang diletakkan di depan sanggulan rambutnya.

(Festival Kebaya 2019 Bangun Jejaring Desainer Banyuwangi dan Industri Fashion Nasional)

(Warga Binaan Rutan Perempuan Surabaya Kesulitan Bikin Konsep Pakaian Fashion Show)

"Konsepnya saya yang minta ke penjahit, saya memang mintanya yang kelihatan mewah, unik ala haute couture gitu, tapi pas buat seusia Kimberly," ungkap Tetty.

Urusan make up dan penataan rambut, Tetty mengaku melakukannya sendiri untuk putrinya. Supaya seimbang dengan busana yang dikenakan, ia membuat riasan smokey eyes untuk Kimberly.

"Kalau untuk baju saya pesan. Tapi untuk tatanan rambut dan make up saya buat sendiri. Cepet kok make upin Kimberly, karena anaknya suka, jadi nggak ada kesulitan buat saya mendandani dia," ujar Tetty.

Melihat ketertarikan sang putri terhadap fashion. Tetty berharap ke depannya Kimberly dapat benar terjun dalam dunia dunia modelling.

(Gelaran Surabaya Fashion Parade 2019, Tampilkan Ragam Busana dengan Mengusung Tema Fusione)

(Meriahkan Hari Kartini, Ratusan Perempuan Bersepeda Sambil Kenakan Kebaya di Wowen Cycling Challenge)

 

Penulis: Hefty Suud
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved